Kompas.com - 16/10/2017, 19:27 WIB
|
EditorYunanto Wiji Utomo

Untuk itu, menurut Tri, tim medis dalam pertandingan tidak hanya diisi orang yang punya keahlian terkait patah tulang, tetapi juga anggota medis dan alat pijat jantung.

Tri yang menjadi bagian dari tim dokter medis ASIAN Games 2018 itu juga mengatakan, sudah saatnya Indonesia menggagas pemeriksaan kesehatan sebelum bertanding.

Pemeriksaan itu bisa meliputi elektrokardiografi untuk memeriksa kesehatan jantung dan pemeriksaan fisik.

“Apa dia ada cidera atau tidak itu harus diperiksa, atau ada riwayat aneurisma. Kalau pernah patah tulang pakai pengaman diri. Kalau perlu pemain itu tidak bertanding secara penuh,” kata Tri.

Baca Juga: Bagaimana Kasus Choirul Huda Beri Pelajaran tentang "Hypoxia"?

Tri menuturkan, pemeriksaan kesehatan belumlah dilakukan pada semua cabang olahraga. Cabang olahraga tinju menerapkan pemeriksaan namun sebatas berat badan. Sedangkan sepakbola, menurut, Tri tak melakukan hal itu.

“Saya beberapa kali lihat pertandingan sepakbola Indonesia jarang ya. Kalau pemeriksaan laboratorium, lihat elektokardiografi jarang. Ini perlu sehingga kami dokter emergency punya data apa yang harus disipakan. Harusya ada medical check up sebelum bertanding,” kata Tri.

Sementara itu, Alfan Nur Asyhar, dokter tim nasional U-16 Indonesia, mengungkapkan bahwa kasus Choirul Huda menegaskan perlunya pendidikan khusus bagi tim medis olahraga.

"Mengeluarkan budget yang besar untuk medis saya rasa bukanlah kerugian," katanya.

Menurut Alfan, pengetahuan tentang cedera olahraga perlu dikuasai tim medis yang bertugas.

"Terkadang yang bertugas sebagai tim medis bukanlah seorang dokter, kadang fisioterapi, masseur, dan tenaga paramedis," katanya.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Misteri Pemicu Zaman Es Akhirnya Terpecahkan, Apa Penyebabnya?

Misteri Pemicu Zaman Es Akhirnya Terpecahkan, Apa Penyebabnya?

Fenomena
Mengapa Manusia Tak Bisa Minum Air Asin?

Mengapa Manusia Tak Bisa Minum Air Asin?

Oh Begitu
Hilal Idul Adha 2022 Kecil Kemungkinan Bisa Teramati, Ini Penjelasan BMKG

Hilal Idul Adha 2022 Kecil Kemungkinan Bisa Teramati, Ini Penjelasan BMKG

Fenomena
Gas Klorin Meledak di Pelabuhan Aqaba, Apa Itu?

Gas Klorin Meledak di Pelabuhan Aqaba, Apa Itu?

Fenomena
Waspada Gejala Cacar Monyet, Apa Saja yang Harus Diperhatikan dari Hari ke Hari?

Waspada Gejala Cacar Monyet, Apa Saja yang Harus Diperhatikan dari Hari ke Hari?

Oh Begitu
Viral Video Ikan Duyung di Pantai Ambon, Hewan Apa Itu?

Viral Video Ikan Duyung di Pantai Ambon, Hewan Apa Itu?

Oh Begitu
Virus Polio Ditemukan pada Limbah Kotoran Manusia, Kok Bisa?

Virus Polio Ditemukan pada Limbah Kotoran Manusia, Kok Bisa?

Fenomena
Cacar Monyet: Informasi Lengkap yang Harus Anda Ketahui

Cacar Monyet: Informasi Lengkap yang Harus Anda Ketahui

Oh Begitu
Cegah Heat Stroke Selama Musim Haji 2022, Rompi Penurun Suhu Disiapkan untuk Jemaah

Cegah Heat Stroke Selama Musim Haji 2022, Rompi Penurun Suhu Disiapkan untuk Jemaah

Oh Begitu
Diterapkan di 3 Kabupaten, Pendekatan Klaster Bisa Jadi Solusi Karhutla

Diterapkan di 3 Kabupaten, Pendekatan Klaster Bisa Jadi Solusi Karhutla

Fenomena
2 Kandidat Vaksin Pfizer-BioNTech Diklaim Tingkatkan Respons Kekebalan terhadap Varian Omicron

2 Kandidat Vaksin Pfizer-BioNTech Diklaim Tingkatkan Respons Kekebalan terhadap Varian Omicron

Oh Begitu
Fenomena Langka Bulan Baru Stroberi Mikro pada 29 Juni, Catat Waktunya

Fenomena Langka Bulan Baru Stroberi Mikro pada 29 Juni, Catat Waktunya

Fenomena
Indonesia Rentan Alami Karhutla, Pendekatan Klaster Dinilai Bisa Jadi Upaya Pencegahan

Indonesia Rentan Alami Karhutla, Pendekatan Klaster Dinilai Bisa Jadi Upaya Pencegahan

Oh Begitu
Marshanda Sempat Dikabarkan Hilang karena Manik Bipolar, Apa Itu?

Marshanda Sempat Dikabarkan Hilang karena Manik Bipolar, Apa Itu?

Oh Begitu
Pertambangan Batu Bara Disebut Hambat Indonesia Capai Target Perlindungan Keanekaragaman Hayati

Pertambangan Batu Bara Disebut Hambat Indonesia Capai Target Perlindungan Keanekaragaman Hayati

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.