Kompas.com - 02/03/2020, 17:02 WIB
Ilustrasi virus corona ShutterstockIlustrasi virus corona


KOMPAS.com - Indonesia mengumumkan dua kasus infeksi virus corona pertamanya yang disampaikan Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Senin (2/3/2020). Hingga saat ini, virus corona Wuhan, Covid-19, telah menginfeksi 89.132 orang di dunia.

Berdasarkan data China National Health Commission (NHC) yang dilansir dari South China Morning Post, di seluruh dunia sebanyak 89.212 orang terinfeksi Covid-19 dan dilaporkan 3.048 orang tewas.

Kasus pertama di Indonesia, diumumkan siang tadi oleh Presiden Jokowi, didampingi Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto.

"Seorang ibu berusia 65 tahun dan putrinya berusia 31 tahun, setelah dicek, ternyata pada posisi sakit, dan pagi ini kami menerima laporan keduanya positif (virus) corona," ujar Jokowi.

Baca juga: 2 WNI Positif Corona, Menkes Imbau Warga Tidak Paranoid

Kedua pasien yang kini tengah dalam perawatan dan pengawasan tim medis di RSPI Sulianti Suroso, diketahui telah melakukan kontak dengan warga negara Jepang yang kemudian dinyatakan positif Covid-19 di Malaysia.

"Pemerintah telah mempersiapkan sejak awal (penanganan dan antisipasi virus corona di Indonesia). Ada sekitar 100 rumah sakit dengan ruang isolasi berstandar internasional (yang siaga)," ungkap Jokowi.

Dua kasus positif virus corona, Covid-19, di Indonesia menambah lagi jumlah infeksi wabah virus asal Wuhan, China itu.

Wabah virus corona terus menyebar dan sejumlah negara mulai melaporkan kasus-kasus baru terkait penyebaran penyakit ini.

Baca juga: 2 WNI Positif Corona, Menkes Terawan Ungkap Prosedur Penanganannya

Amerika Serikat juga mengumumkan kematian kedua akibat wabah virus corona yang menginfeksi warganya.

Melansir CNN, pemerintah Kuwait melaporkan adanya 10 kasus baru virus corona di negara itu, sehingga total ada 56 kasus infeksi akibat virus corona ini.

Kebanyakan kasus yang terjadi di sejumlah negara di Timur Tengah ini terkait dengan perjalanan ke Iran.

Sementara itu, jumlah kasus infeksi virus corona Wuhan di Iran telah mencapai 978 kasus. Jumlah angka kematian akibat virus corona di Iran juga terus bertambah, menjadi 54 kasus.

Laporan yang dilansir dari The Guardian, menyebutkan seorang anggota dewan yang memberikan nasehat kepada pemimpin tertinggi Iran, Khamenei, dilaporkan meninggal dunia karena Covid-19.

Penyebaran infeksi virus corona di Korea Selatan juga dilaporkan kian meningkat.

Pada Minggu (1/3/2020), tercatat jumlah kasus infeksi virus di negara itu sekitar 3.000 kasus, namun pada Senin, angka kasus infeksi melonjak menjadi 4.212 kasus dengan 26 kasus kematian.

Korea Selatan melaporkan 599 kasus baru virus corona pada hari ini. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KCDC) juga mengkonfirmasi jumlah korban tewas di negara itu telah meningkat menjadi 26 orang dari 20 orang dari hari sebelumnya.

Baca juga: Serba-serbi Penggunaan Masker untuk Cegah Virus Corona

Berikut ini update terbaru jumlah infeksi dan kematian akibat virus corona di sejumlah negara dari Worldometer, https://www.worldometers.info/coronavirus/.

  1. China: 80.026 terinfeksi (202 kasus baru) dan 2.912 meninggal (42 kematian baru)
  2. Korea Selatan: 4.335 terinfeksi (1.185 kasus baru) dan 26 meninggal (9 kematian baru)
  3. Italia: 1.694 terinfeksi (566 kasus baru) dan 55 meninggal (12 kasus baru)
  4. Diamond Princess: 705 terinfeksi dan 7 meninggal
  5. Iran: 978 terinfeksi (385 kasus baru) dan 55 meninggal (12 kasus baru)
  6. Jepang: 256 terinfeksi (15 kasus baru) dan 6 meninggal (1 kasus baru)
  7. Perancis: 130 terinfeksi (30 kasus baru) dan 2 meninggal
  8. Jerman: 130 terinfeksi (51 kasus baru)
  9. Singapura: 106 terinfeksi (4 kasus baru)
  10. Hong Kong: 100 terinfeksi (5 kasus baru) dan 2 meninggal
  11. Amerika Serikat: 88 terinfeksi dan 2 meninggal (1 kasus baru)
  12. Spanyol: 84 terinfeksi (26 kasus baru)
  13. Kuwait: 56 terinfeksi (11 kasus baru)
  14. Bahrain: 47 terinfeksi (6 kasus baru)
  15. Thailand: 43 terinfeksi (1 kasus baru)
  16. Taiwan: 40 terinfeksi (1 kasus baru) dan 1 meninggal
  17. Inggris: 36 terinfeksi (13 kasus baru)
  18. Australia: 30 terinfeksi (5 kasus baru) dan 1 meninggal
  19. Malaysia: 29 terinfeksi (4 kasus baru)
  20. Kanada: 24 terinfeksi (4 kasus baru)
  21. Swiss: 24 terinfeksi (5 kasus baru)
  22. Uni Emirat Arab: 21 terinfeksi
  23. Irak: 19 terinfeksi (6 kasus baru)
  24. Norwegia: 19 terinfeksi (4 kasus baru)
  25. Vietnam: 16 terinfeksi
  26. Austria: 14 terinfeksi (4 kasus baru)
  27. Swedia: 14 terinfeksi (1 kasus baru)
  28. Makau: 10 terinfeksi
  29. Israel: 10 terinfeksi (3 kasus baru)
  30. Lebanon: 10 terinfeksi (3 kasus baru)
  31. Belanda: 10 terinfeksi (3 kasus baru)
  32. San Marino: 8 terinfeksi (7 kasus baru) dan 1 meninggal (kasus Baru)
  33. Kroasia: 8 terinfeksi (2 kasus baru)
  34. Yunani: 7 terinfeksi
  35. Ekuador: 6 terinfeksi (5 kasus baru)
  36. Finlandia: 6 terinfeksi (3 kasus baru)
  37. Oman: 6 terinfeksi
  38. India: 5 terinfeksi (2 kasus baru)
  39. Meksiko: 5 terinfeksi (1 kasus baru)
  40. Denmark: 4 terinfeksi (1 kasus baru)
  41. Pakistan: 4 terinfeksi
  42. Filipina: 3 terinfeksi dan 1 meninggal
  43. Algeria: 3 terinfeksi (2 kasus baru)
  44. Azerbaijan: 3 terinfeksi
  45. Ceko: 3 terinfeksi (kasus baru)
  46. Georgia: 3 terinfeksi
  47. Islandia: 3 terinfeksi (2 kasus baru)
  48. Qatar: 3 terinfeksi (2 kasus baru)
  49. Romania: 3 terinfeksi
  50. Belgia: 2 terinfeksi (1 kasus baru)
  51. Brasil: 2 terinfeksi
  52. Mesir: 2 terinfeksi (1 kasus baru)
  53. Indonesia: 2 terinfeksi (kasus baru)
  54. Rusia: 2 terinfeksi
  55. Afganistan: 1 terinfeksi
  56. Armenia: 1 terinfeksi (kasus baru)
  57. Belarus: 1 terinfeksi
  58. Kamboja: 1 terinfeksi
  59. Dominika: 1 terinfeksi (kasus baru)
  60. Estonia: 1 terinfeksi
  61. Irlandia: 1 terinfeksi
  62. Lithuania: 1 terinfeksi
  63. Luksemburg: 1 terinfeksi
  64. Makedonia Utara: 1 terinfeksi
  65. Monako: 1 terinfeksi
  66. Nepal: 1 terinfeksi
  67. Selandia Baru: 1 terinfeksi
  68. Nigeria: 1 terinfeksi
  69. Sri Lanka: 1 terinfeksi

Jumlah infeksi penyakit Covid-19 terus bertambah setiap harinya. Kini ada 68 wilayah yang melaporkan infeksi virus corona.

Selain Indonesia, kasus virus corona, Covid-19, baru juga dilaporkan beberapa negara. Di antaranya Armenia, Dominika dan Ceko.

Di Inggris, salah satu sekolaj paling eksklusif di London, Inggris, Wimbledon College akan ditutup selama setidaknya sepekan.

Baca juga: Fase Baru Virus Corona di Amerika Tidak Terdeteksi, Ahli Peringatkan

Hal itu menyusul adanya seorang staf yang dinyatakan positif terkena virus corona.

Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson berencana mengadakan pertemuan darurat untuk merumuskan upaya memerangi virus corona di Inggris.

Kendati demikian, jumlah pasien yang sembuh dari virus corona Wuhan, Covid-19 juga terus bertambah. Tercatat sebanyak 45.183 orang dinyatakan sehat dan pulih dari virus corona tersebut.

 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gempa Terkini: M 6,1 Guncang Talaud, Ini Catatan Gempa yang Pernah Terjadi di Sulawesi Utara

Gempa Terkini: M 6,1 Guncang Talaud, Ini Catatan Gempa yang Pernah Terjadi di Sulawesi Utara

Fenomena
Indonesia Didorong Jadi Lumbung Pangan Dunia Lewat Studi Pertanian

Indonesia Didorong Jadi Lumbung Pangan Dunia Lewat Studi Pertanian

Oh Begitu
Sejarah Penemuan Termometer: Penemu dan Perkembangannya

Sejarah Penemuan Termometer: Penemu dan Perkembangannya

Oh Begitu
Bagaimana Bulan Bisa Bersinar Terang di Malam Hari?

Bagaimana Bulan Bisa Bersinar Terang di Malam Hari?

Oh Begitu
Penyakit Tifus: Penyebab, Gejala, dan Jenis-jenisnya

Penyakit Tifus: Penyebab, Gejala, dan Jenis-jenisnya

Kita
Kabar Baik, Populasi Jerapah Meningkat 20 Persen, Ini Kata Ilmuwan

Kabar Baik, Populasi Jerapah Meningkat 20 Persen, Ini Kata Ilmuwan

Fenomena
[POPULER SAINS]: Penyebab Letusan Gunung Krakatau 1883 | Karbon Purba Mars | Fenomena Aphelion | Gunung Merapi Semburkan Awan Panas

[POPULER SAINS]: Penyebab Letusan Gunung Krakatau 1883 | Karbon Purba Mars | Fenomena Aphelion | Gunung Merapi Semburkan Awan Panas

Oh Begitu
Hasil Tes Covid dari Alat RT-LAMP BRIN Diklaim Bisa Keluar Kurang dari Satu Jam

Hasil Tes Covid dari Alat RT-LAMP BRIN Diklaim Bisa Keluar Kurang dari Satu Jam

Oh Begitu
Roket Falcon 9 SpaceX Berhasil Luncurkan 49 Satelit Internet Starlink ke Luar Angkasa

Roket Falcon 9 SpaceX Berhasil Luncurkan 49 Satelit Internet Starlink ke Luar Angkasa

Fenomena
Gunung Merapi Semburkan Awan Panas, Waspada Radius 5 KM dari Puncak

Gunung Merapi Semburkan Awan Panas, Waspada Radius 5 KM dari Puncak

Fenomena
Penyebab Kanker Limpa dan Faktor Risikonya

Penyebab Kanker Limpa dan Faktor Risikonya

Kita
Atom yang Mendapatkan atau Melepas Elektron untuk Pembentukan Ion

Atom yang Mendapatkan atau Melepas Elektron untuk Pembentukan Ion

Prof Cilik
Inti Sel: Pengertian, Fungsi, dan Bagian-bagiannya

Inti Sel: Pengertian, Fungsi, dan Bagian-bagiannya

Kita
Matahari akan Terbenam Lebih Lambat di Indonesia Akhir Januari 2022, Ada Apa?

Matahari akan Terbenam Lebih Lambat di Indonesia Akhir Januari 2022, Ada Apa?

Fenomena
Fenomena Ekuiluks Terjadi di Indonesia Sebulan ke Depan, Apa Dampaknya?

Fenomena Ekuiluks Terjadi di Indonesia Sebulan ke Depan, Apa Dampaknya?

Fenomena
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.