Kompas.com - 23/02/2020, 11:03 WIB

Bagaimanapun, gunung api es adalah fenomena yang relatif langka.

Terbentuknya gunung api es

Matt Benz, ahli meteorologi untuk AccuWeather mengatakan, butuh waktu yang cukup lama untuk membentuk gunung api es.

"Umumnya, gunung api es terbentuk di dekat badan air besar, di mana suhu di bawah titik beku memicu terbentuknya lapisan es di atas permukaan air di sepanjang garis pantai," jelas Matt Benz.

Bersamaan dengan itu, ombak di bawah permukaan harus cukup kuat untuk memecahkan es dan mendorong air keluar.

Untuk alasan ini, gunung berapi es cenderung terbentuk di sepanjang garis pantai tempat angin berombak secara konsisten.

"Pada 16 Februari, ketika gunung berapi Oval Beach terlihat, angin hampir mengarah ke barat, yang ideal untuk mendorong ombak ke garis pantai di lokasi tersebut," tambah Benz.

Baca juga: Kanker Langka Ditemukan pada Ekor Dinosaurus Berusia 66 Juta Tahun

Jadi, jika Anda ingin melihat gunung es secara langsung, sangat tepat jika Anda mendokumentasikannya. Namun ingat, perhatikan langkah Anda.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.