Kompas.com - 22/02/2020, 18:05 WIB
Ilustrasi virus corona (Covid-19) China ShutterstockIlustrasi virus corona (Covid-19) China

Anggota fakultas penyakit menular dari University of Toronto, Dr Isaac Bogoch, menjelaskan bahwa beberapa jenis virus corona memang memiliki sifat musiman, tetapi tidak semua.

"Beberapa dari virus corona lebih mudah menular di iklim dingin dan lebih sulit ditularkan pada bulan-bulan yang hangat," katanya kepada Global News Canada.

"Jadi, bisa jadi ada komponen musiman pada beberapa virus corona yang sudah diketahui, tetapi tidak jelas apakah aturan yang sama juga akan berlaku pada virus corona ini (SARS-CoV-2)," imbuhnya.

Hampir sama dengan Bogoch, pakar epidemiologi dari Columbia University, Stephen Morse, mengatakan kepada FactCheck.Org bahwa mungkin saja virus kali ini sama seperti flu musiman, tetapi itu cuma harapan.

"Saya berpendapat, kita tunggu sampai April, lalu kita akan tahu apakah benar (berakhir pada bulan April) atau tidak," ujarnya.

Selagi menunggu, Morse menyarankan untuk terus berupaya mengontrol virus ini, dan tidak terjebak pada harapan bahwa wabah akan berakhir pada bulan April.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.