Penyakit Menular Seksual Sifilis, Kenali Tahapan dan Gejala Infeksinya

Kompas.com - 13/02/2020, 09:03 WIB
Ilustrasi bakteri Treponema pallidum, penyebab penyakit menular seksual, sifilis Ilustrasi bakteri Treponema pallidum, penyebab penyakit menular seksual, sifilis

Pada sifilis primer, bakteri memperbanyak diri pada tempat inokulasi dan membentuk chancre atau lesi pada kulit keras, biasanya berdiameter antara satu hingga dua cm.

Selama stadium ini, lesi yang muncul tidak menyebabkan nyeri atau sakit, sehingga dapat hilang dalam tiga hingga enam minggu.

Walaupun tidak menyebabkan nyeri, Wresti tetap menganjurkan para penderita segera berobat ke dokter agar bakteri sifilis tidak menyebar ke organ lain.

“Luka (sifilis primer) tidak nyeri sama sekali dan tergantung lokasinya, tapi kalau diobati cepat, kompilkasinya sedikit, banyak kasus yang bisa diobati,” sambungnya.

Bahkan, jika tidak segera diobati, kondisi tersebut juga mempermudah penularan HIV yang masuk melalui luka sifilis pada tubuh seseorang.

2. Sifilis sekunder

Setelah luka tersebut tidak diobati dan hilang dengan sendirinya, sifilis akan menyebar ke kelenjar getah bening setempat lalu masuk ke dalam pembuluh darah. Kondisi ini merupakan tahapan sifilis sekunder dengan lesi yang menetap hingga beberapa bulan.

Gejala yang sering muncul seperti bercak kemerahan khususnya pada tangan dan kaki, limfadenopati atau pembengkakan kelenjar getah bening.

Sedangkan gejala konstitusi atau umum seperti flu serta sakit kepala, mucous patch, kodiloma lata, alopesia atau rambut rontok tiba-tiba, dan gejala neurosifilis atau infeksi otak maupun sumsum tulang belakang.

3. Sifilen laten

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X