Waspada 8 Faktor Risiko Kanker Paru Ini, dari Asbes hingga Radon

Kompas.com - 12/02/2020, 20:32 WIB
Ilustrasi pengobatan kanker paru melalui metode imuno onkologi. SHUTTERSTOCKIlustrasi pengobatan kanker paru melalui metode imuno onkologi.

Memiliki riwayat keluar yang pernah mengidap kanker paru, menjadi salah satu faktor risiko genetika seseorang dapat mengidap kanker paru juga.

Namun, hal ini bukan berarti setiap keturunan akan terkena kanker paru.

"Ingat tidak diturunkan tetapi kerentanan dia lebih tinggi dari pada anggota keluarga yang tidak ada kanker paru," kata Elisna.

4. Usia

Pada umumnya, penyakit kanker termasuk kanker paru berisiko lebih tinggi pada seseorang dengan usia lanjut, seperti di atas 65 tahun lebih.

Hal itu dikarenakan, kanker ganas terjadi akibat sel-sel kanker yang mengalami mutasi dan prosesnya dalam jangka tahun bahkan puluhan tahun.

Meskipun, orang dengan usia di bawah itu juga bisa mengidap kanker paru karena memiliki faktor risiko yang lainya lebih banyak.

5. Riwayat penyakit paru

Orang yang pernah memiliki penyakit atau gangguan pada paru lebih berisiko terkena kanker paru.

"Orang yang kena Tuberkulosis (TB/TBC) itu lebih berisiko terkena kanker paru," kata Ketua PDPI, Dr dr Agus Dwi Susanto SpP(K).

Selain TBC, bronkitis kronis, dan Penyakit paru Obstruktif Kronik (PPOK), dapat menyebabkan peradangan dan jaringan parut di paru yang dapat memicu kanker paru.

" Kanker paru juga seringkai ada kaitannya dengan TB Paru. Bisa jadi pasien terlambat diagnosa atau miss-diagnosis. Mengobati TB ternyat itu kanker paru," ujar Elisna.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X