Robot Medis ini Mengambil Darah Pasien, Akankah Gantikan Peran Dokter?

Kompas.com - 10/02/2020, 18:03 WIB
Ilustrasi operasi semi robotik (semi-robotic surgery), robot medis Ilustrasi operasi semi robotik (semi-robotic surgery), robot medis

Berdasarkan uji coba tersebut, menunjukkan perangkat robot memungkinkan memiliki tingkat keberhasilan sebesar 87 persen untuk 31 pasien yang diambil darahnya.

Selain itu, untuk 25 peserta yang pembuluh darahnya mudah diakses, tingkat keberhasilannya mencapai 97 persen.

Studi sebelumnya telah menunjukkan perawatan kesehatan secara profesional memiliki tingkat keberhasilan 73 persen pada pasien tanpa vena yang terlihat.

Sedangkan pada pasien tanpa vena teraba keberhasilan 60 persen dan 40 persen pada pasien kurus.

Penulis utama dan mahasiswa doktoral di Rutgers-New Brunswick School of Engineering, Josh Leipheimer mengatakan perangkat ini akan dapat membantu dokter mendapatkan sampel darah dengan cepat, aman dan andal.

"Mencegah komplikasi dan rasa sakit yang tidak perlu pada pasien dari berbagai upaya pemasangan jarum," jelas Leipheimer.

Bahkan, menurut pihak universitas, perangkat robot medis pengambil darah ini juga dapat digunakan untuk prosedur medis umum lain, seperti kateterisasi dan dialisis IV.

Baca juga: Ilmuwan AS Gunakan Sel Katak untuk Hidupkan Robot di Masa Depan

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber CNET
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X