Ilmuwan AS Gunakan Sel Katak untuk Hidupkan Robot di Masa Depan

Kompas.com - 14/01/2020, 18:45 WIB
Ilustrasi robot yang menggantikan fungsi manusia. Thinkstockphotos.comIlustrasi robot yang menggantikan fungsi manusia.


KOMPAS.com - Para ilmuwan mendapatkan metode baru untuk bisa menghidupkan robot di masa depan, yakni dengan menggunakan sel induk katak cakar Afrika.

Jika robot benar-benar hidup, maka mungkin cerita robot di film fiksi benar-benar akan menjadi nyata.

Melansir The Guardian, Selasa (14/1/2020), para peneliti di Amerika Serikat telah menciptakan mesin hidup pertama dengan mengumpulkan sel-sel dari African clawed frogs atau katak bercakar Afrika.

Sel-sel kulit katak bernama latin Xenopus laevis ini, dikumpulkan menjadi robot-robot kecil yang bergerak dengan tenaga uapnya sendiri.

Baca juga: Luar Angkasa Darurat Sampah, Ahli Akan Kirimkan Robot Pembersih

Hasil kreasi ini, diklaim paling sukses. Sebab, robot ini punya dua kaki kuat yang mendorongnya di atas dadanya.

Robot lainnya, memiliki lubang di bagian tengah, peneliti mengubahnya menjadi kantong, sehingga bisa mengitari miniatur.

"Ini adalah bentuk kehidupan yang sepenuhnya baru. Mereka belum pernah ada di bumi," kata Direktur Allen Discovery Center, Michael Levin di Universitas Tufts di Medford, Massachusetts.

Ilmuwan gunakan jaringan biologis

Penciptaan robot selama ini cenderung menggunakan logam dan plastik, karena kekuatan dan daya tahannya. Dalam penelitian ini, Levin dan timnya melihat manfaat dalam pembuatan robot menggunakan jaringan biologis.

Baca juga: Ini Robot Pencari Korban Bencana Alam Ciptaan Mahasiswa UNS, Apa Keunggulannya?

Ketika rusak, robot yang hidup dapat menyembuhkan lukanya dan begitu tugas robot selesai, mereka hancur berantakan.

Seperti organisme alami yang membusuk ketika mereka mati. Menurut ilmuwan, ini versi robot di masa depan yang mungkin digunakan untuk membersihkan polusi mikroplastik di lautan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Waspada Hujan Lebat hingga Sangat Lebat di Jabodetabek, Ini Daftar Wilayahnya

Waspada Hujan Lebat hingga Sangat Lebat di Jabodetabek, Ini Daftar Wilayahnya

Oh Begitu
Mengapa Hujan Seharian Bisa Menyebabkan Bencana Banjir?

Mengapa Hujan Seharian Bisa Menyebabkan Bencana Banjir?

Fenomena
Tidur Tengkurap Membuat Pasien Covid-19 Terhindar dari Ventilator, Kok Bisa?

Tidur Tengkurap Membuat Pasien Covid-19 Terhindar dari Ventilator, Kok Bisa?

Oh Begitu
Gempa Hari Ini: M 5, 1 Guncang Pandeglang Terasa hingga Malingping

Gempa Hari Ini: M 5, 1 Guncang Pandeglang Terasa hingga Malingping

Fenomena
Terlalu Banyak Makan Makanan Manis Bisa Melemahkan Sistem Kekebalan, Kok Bisa?

Terlalu Banyak Makan Makanan Manis Bisa Melemahkan Sistem Kekebalan, Kok Bisa?

Oh Begitu
Ahli Sebut 140.000 Virus Baru Ditemukan di Usus Manusia

Ahli Sebut 140.000 Virus Baru Ditemukan di Usus Manusia

Oh Begitu
Kamasutra Satwa: Hewan Bonobo Lakukan Hubungan Sesama Jenis

Kamasutra Satwa: Hewan Bonobo Lakukan Hubungan Sesama Jenis

Oh Begitu
3 Misteri Alam Semesta Berpotensi dapat Nobel Prize, Jika Terpecahkan

3 Misteri Alam Semesta Berpotensi dapat Nobel Prize, Jika Terpecahkan

Fenomena
Di Bawah Sinar UV, Bulu Hewan Ini Menyala Seperti Lampu Disko

Di Bawah Sinar UV, Bulu Hewan Ini Menyala Seperti Lampu Disko

Oh Begitu
Viral Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia, Peneliti Sebut karena Kelainan Genetis

Viral Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia, Peneliti Sebut karena Kelainan Genetis

Oh Begitu
Siapa yang Boleh Donor Terapi Plasma Konvalesen? Ini Syarat Lengkapnya

Siapa yang Boleh Donor Terapi Plasma Konvalesen? Ini Syarat Lengkapnya

Kita
Sekali Suntik, Vaksin Johnson & Johnson Efektif Kurangi Risiko Covid-19

Sekali Suntik, Vaksin Johnson & Johnson Efektif Kurangi Risiko Covid-19

Fenomena
Jangan Minum Obat Pereda Nyeri Sebelum Divaksin Covid-19, Begini Penjelasan Ahli

Jangan Minum Obat Pereda Nyeri Sebelum Divaksin Covid-19, Begini Penjelasan Ahli

Oh Begitu
Tingkat Imun Bisa Prediksikan Risiko Infeksi Covid-19 Gejala Berat

Tingkat Imun Bisa Prediksikan Risiko Infeksi Covid-19 Gejala Berat

Oh Begitu
Penemuan Kebetulan Microwave, Alat Masak Canggih di Akhir Perang Dunia

Penemuan Kebetulan Microwave, Alat Masak Canggih di Akhir Perang Dunia

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X