Kompas.com - 27/05/2019, 09:46 WIB
Dragonstorm dalam Transformers: The Last Knight (2017). Paramount PicturesDragonstorm dalam Transformers: The Last Knight (2017).

KOMPAS.com – Inspirasi memang bisa datang dari berbagai tempat, terutama yang tidak kita duga sebelumnya. Hal ini dialami oleh para peneliti dari Thayer School of Engineering, Dartmouth College dan City University of Hong Kong.

Terinspirasi dari serial mainan produksi Hasbro, Transformers, para peneliti ini mengembangkan robot yang dapat berubah bentuk untuk mengarungi tubuh manusia.

Robot ini dikendalikan dengan mesin seluler via cahaya, sehingga geraknya dapat ditentukan secara presisi, untuk membantu pengantaran obat pada sel target.

Untuk menciptakan robot ini, peneliti mengombinasikan rekayasa jaringan jantung, struktur sayap hasil printer 3D, serta gel sensitif cahaya , sehingga dihasilkan robot lunak dengan kemampuan navigasi dan manuver presisi, serta dapat bergantian dari mode stasioner ke mode gerak dalam waktu singkat.

Baca juga: Jika Naga Game of Thrones Nyata, Bagaimana Cara Mereka Semburkan Api?

Robot dapat berubah bentuk saat terpapar cahaya inframerah, sehingga mengakibatkan robot untuk dapat bergerak lebih cepat menembus lingkungan basah seperti aliran darah.

Kemampuan ini meningkatkan efektifitas kerja robot untuk dapat berfungsi pada lingkungan yang non konvensional, seperti dalam tubuh makhluk hidup.

Robot ini merupakan hasil kerja sama antara City University of Hong Kong, yang mendesain dan melakukan tes performa awal, dengan Dartmouth College, yang menganalisis secara numerik dan mekanis mengenai desain tersebut agar didapat robot yang bekerja secara optimal.

"Dengan teknologi ini, kita dapat menciptakan robot yang dapat bertransformasi dengan kemampuan manuver tinggi. Inspirasi kita mungkin datang dari mainan yang memiiki beragam konfigurasi dan fungsi, tapi robot yang dihasilkan sama sekali bukan mainan, ini dapat menentukan dan mengubah hidup seseorang," ujar Zi Chen, asisten profesor dari Dartmouth College, dilansir dari EurekAlert, Rabu (15/5/2019).

Untuk dapat berfungsi secara efektif, robot generasi baru ini harus bersifat efisien dari segi energi dan sanggup merespon rangsangan yang berbeda, seperti cahaya atau panas.

Gerak robot ini terinspirasi dari pergerakan sirip ekor paus saat berenang. Struktur mirip sirip paus diaplikasikan sebagai sayap robot, lalu dilapisi dengan sel otot jantung. Sel ini berperan sebagai penggerak robot, layaknya sel secara alami mengatur pacu jantung.

Halaman:


Sumber Eurekalert
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jangan Abaikan Jamur di Makanan, Berisiko Sebabkan Penyakit Termasuk Kanker

Jangan Abaikan Jamur di Makanan, Berisiko Sebabkan Penyakit Termasuk Kanker

Oh Begitu
Konten TikTok Pembukaan Persalinan Dinilai Pelecehan, IDI Diminta Beri Sanksi Tegas

Konten TikTok Pembukaan Persalinan Dinilai Pelecehan, IDI Diminta Beri Sanksi Tegas

Oh Begitu
Perangi Pemanasan Global, Ilmuwan Ciptakan Cat Paling Putih di Dunia

Perangi Pemanasan Global, Ilmuwan Ciptakan Cat Paling Putih di Dunia

Oh Begitu
BMKG: Siklon Tropis Surigae Tak Memengaruhi Cuaca Jabodetabek

BMKG: Siklon Tropis Surigae Tak Memengaruhi Cuaca Jabodetabek

Fenomena
5 Menu Sahur yang Menjaga Tubuh Tetap Berenergi Selama Puasa

5 Menu Sahur yang Menjaga Tubuh Tetap Berenergi Selama Puasa

Oh Begitu
Tanpa Disadari, Partikel Plastik Ada di Udara yang Kita Hirup

Tanpa Disadari, Partikel Plastik Ada di Udara yang Kita Hirup

Oh Begitu
Okultasi Mars di Malam Ramadhan, Catat Waktunya di Wilayah Indonesia

Okultasi Mars di Malam Ramadhan, Catat Waktunya di Wilayah Indonesia

Fenomena
Daftar Wilayah Indonesia yang Bisa Saksikan Okultasi Mars oleh Bulan Hari Ini

Daftar Wilayah Indonesia yang Bisa Saksikan Okultasi Mars oleh Bulan Hari Ini

Fenomena
Sembelit Selama Puasa, Kenali Tipe, Gejala Sembelit hingga Penyebabnya

Sembelit Selama Puasa, Kenali Tipe, Gejala Sembelit hingga Penyebabnya

Kita
Daftar Wilayah Waspada Banjir di Indonesia, dari Kalimantan hingga Papua

Daftar Wilayah Waspada Banjir di Indonesia, dari Kalimantan hingga Papua

Fenomena
11 Fenomena Hiasi Langit Indonesia Selama Bulan Ramadhan, Catat Jadwalnya

11 Fenomena Hiasi Langit Indonesia Selama Bulan Ramadhan, Catat Jadwalnya

Fenomena
Kekerasan Perawat di Palembang, Ini Sikap Persatuan Perawat Nasional Indonesia

Kekerasan Perawat di Palembang, Ini Sikap Persatuan Perawat Nasional Indonesia

Oh Begitu
Puasa Pasien Pasca-Covid, Ahli Ingatkan Pentingnya Konsumsi Air hingga Kekebalan

Puasa Pasien Pasca-Covid, Ahli Ingatkan Pentingnya Konsumsi Air hingga Kekebalan

Oh Begitu
Vaksin Johnson & Johnson akan Ditinjau CDC, Setelah Laporan Pembekuan Darah

Vaksin Johnson & Johnson akan Ditinjau CDC, Setelah Laporan Pembekuan Darah

Oh Begitu
Monkeydactyl, Dinosaurus Terbang dari China yang Bisa Panjat Pohon

Monkeydactyl, Dinosaurus Terbang dari China yang Bisa Panjat Pohon

Fenomena
komentar di artikel lainnya
Close Ads X