BMKG: Waspada Potensi Kebakaran Hutan dan Lahan di Wilayah Berikut

Kompas.com - 10/02/2020, 07:09 WIB
Kebakaran puluhan hektare hutan terjadi di kawasan Air Besar, Kecamatan Sirimau Ambon, Jumat maalam (25/1/2020) KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTYKebakaran puluhan hektare hutan terjadi di kawasan Air Besar, Kecamatan Sirimau Ambon, Jumat maalam (25/1/2020)

KOMPAS.com - Meskipun hampir seluruh wilayah Indonesia memasuki puncak musim hujan pada bulan Februari ini, tetapi ada juga wilayah yang justru perlu waspada terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Berdasarkan analisis spasial distribusi curah hujan, perkembangan musim hujan hingga akhir Januari 2020, 99 persen wilayah Indonesia telah memasuki musim hujan sedangkan 1 persen wilayah masih mengalami musim kemarau.

Menurut Deputi Bidang Klimatologi, Drs Herizal MSi, meski umumnya hujan turun di hampir semua wilayah Indonesia, tetapi ada penurunan formasi curah hujan di beberapa wilayah.

"Kita harus melihat cuaca dan potensi waspada ini dari dua kondisi, ada wilayah yang banyak hujan dan ada juga wilayah berpotensi titik api," kata Herizal dalam jumpa pers di gedung BMKG Jakarta, Sabtu (8/2/2020).

Baca juga: BMKG: 99 Persen Wilayah Masuki Puncak Hujan, 1 Persen Wilayah Kemarau

Herizal mengungkap, saat ini ada beberapa wilayah di Indonesia yang memasuki dan masih mengalami musim kemarau, yakni:

  • Nusa Tenggara Timur di wilayah Sumbawa dan Alor
  • Sulawesi Tengah di sekitar Palu
  • Sulawesi Utara bagian Selatan
  • Riau bagian timur
  • Sumatera Utara bagian timur
  • Aceh bagian timur

"Kita harus waspada potensi tumbuhnya titik api terutama di Riau," ujarnya.

Bahkan, hingga 30 Januari 2020, titik api terbanyak terpantau di wilayah Riau dengan jumlah 117 titik.

Untuk prediksi sampai enam bulan ke depan. Pada bulan Maret nanti, banyak wilayah yang masih mendapati hujan meski sudah mengalami penurunan.

Kondisi iklim pada tahun 2020 ini diprakirakan mendekati pola normalnya, namun BMKG tetap berharap kementerian atau lembaga terkait dan masyarakat luas tetap waspada.

Terutama terhadap potensi dan risiko bencana terkait iklim dan cuaca (hidrometeorologi) di masa mendatang, baik banjir, tanah longsor maupun kebakaran hutan dan lahan.

Baca juga: Berikut Daftar Wilayah Berpotensi Hujan Lebat hingga 13 Februari 2020

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X