BMKG: Waspada Potensi Banjir di Jakarta Selatan dan Bogor Hari Ini

Kompas.com - 08/02/2020, 18:03 WIB
Warga RT 10, RW 8, Rawa Terate, Cakung, Jakarta Timur, Sabtu (8/2/2020) mengungsi akibat hujan yang mengguyur. Banjir sudah meredam kawasan tersebut pukul 05.30 WIB. KOMPAS.com/M LUKMAN PABRIYANTOWarga RT 10, RW 8, Rawa Terate, Cakung, Jakarta Timur, Sabtu (8/2/2020) mengungsi akibat hujan yang mengguyur. Banjir sudah meredam kawasan tersebut pukul 05.30 WIB.


KOMPAS.com - Masyarakat Jakarta Selatan dan Bogor diimbau untuk waspada terhadap potensi banjir yang bisa terjadi akibat curah hujan intens.

Hujan diperkirakan akan mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari ke depan.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang Analisis Perubahan Iklim Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika ( BMKG), Kadarsah.

Meskipun curah hujan berada dalam intensitas cukup menurun di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi ( Jabodetabek), tetapi masih tetap ada potensi banjir di beberapa wilayah.

Baca juga: Akhir Pekan, Waspada Hujan Lebat Disertai Angin Kencang di Wilayah ini

"Untuk hari ini dan dua hari kedepan, intensitas hujan cukup menurun di wilayah Jabodetabek," kata Kadarsah saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (8/2/2020).

Kendati demikian, hujan ringan hingga sedang masih dapat terjadi di wilayah selatan seperti Jakarta Selatan, Depok, Bogor terutama pada sore dan malam hari.

Sedangkan untuk wilayah Jakarta Utara, umumnya potensi hujan dapat terjadi pada dini hari menjelang pagi, dan secara umum pada siang hari kondisi cuaca di Jakarta berawan.

Kata Kadarsah, potensi hujan lebat perlu kembali di waspadai di wilayah Jabodetabek antara tanggal 12-16 Februari 2020.

Baca juga: Banjir Satu Meter di Permukiman Cawang, Baznas Bagikan Bantuan Makanan

Terkait kewaspadaan potensi hujan lebat pada tanggal 12-16 Februari mendatang, Kadarsah menegaskan, bukan berarti hanya waspada potensi banjir pada tanggal tersebut, melainkan potensi banjir masih bisa terjadi mulai hari ini.

"Sejak hari ini bisa saja terjadi (banjir)," ujarnya.

Sebelumnya, akibat tingginya curah hujan yang mengguyur Jakarta dan wilayah sekitarnya pada Sabtu pagi ini, banjir muncul di sejumlah wilayah di ibukota.

Seperti cuitan akun Twitter @tmcpoldametrojaya, salah satu titik yang terpantau banjir yakni di underpass Kemayoran, Jakarta Pusat.

Underpass ini kembali tertutup banjir akibat hujan deras yang mengguyur Jakarta. Ketinggian air di underpass tersebut dilaporkan mencapai 5 meter.

Oleh sebab itu, masyarakat diminta waspada banjir dan terus memantau peringatan dini cuaca dari BMKG.

"Hindari daerah-daerah yg berpotensi banjir dan curah hujan lebat kecuali kepentingan memaksa," tuturnya.

Serta, diharapkan untuk menyimpan informasi atau kontak yang penting agar dapat dihubungi dalam kondisi darurat seperti BNPB, Basarnas, BMKG, Kepolisian dan juga rumah sakit.

Untuk diketahui, catatan di stasiun meteorologi pantauan BMKG hujan harian Jabodetabek pada hari ini tercatat, rata-rata curah hujan tertinggi melebihi 150 mm terjadi di beberapa wilayah.

Stasiun pemantauan intensitas curah hujan di Jakarta dan sekitarnya yakni di antaranya di stasiun meteorologi pantauan Pulomas sekitar 244.2 mm, ARG Kelapa Gading sekitar 187.2 mm, Pintu Air Pulo Gadung sekitar 158.0 mm, Stamar Tanjung Priok sekitar 155.5 mm dan AWS Gunung Geulis sekitar 151.6 mm.

Baca juga: Hujan Pagi Tadi Sejumlah Wilayah Jakarta Banjir, Ini Penjelasan BMKG



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kebanyakan Dipanen, Viagra Himalaya Terancam Punah

Kebanyakan Dipanen, Viagra Himalaya Terancam Punah

Oh Begitu
3 Misi ke Mars di Bulan Juli, Apa yang akan Dilakukan NASA, China dan Uni Emirat Arab?

3 Misi ke Mars di Bulan Juli, Apa yang akan Dilakukan NASA, China dan Uni Emirat Arab?

Fenomena
Antibodi terhadap Covid-19 Menurun, Studi Inggris Ungkap Potensi Infeksi Ulang

Antibodi terhadap Covid-19 Menurun, Studi Inggris Ungkap Potensi Infeksi Ulang

Fenomena
Uni Emirat Arab Semangat Luncurkan Misi Hope ke Mars, Apa Tujuannya?

Uni Emirat Arab Semangat Luncurkan Misi Hope ke Mars, Apa Tujuannya?

Oh Begitu
Cuaca Buruk, Peluncuran Misi Hope Milik Uni Emirat Arab ke Mars Ditunda

Cuaca Buruk, Peluncuran Misi Hope Milik Uni Emirat Arab ke Mars Ditunda

Fenomena
Vaksin Virus Corona, Sudah Sampai Mana Tahap Pengujiannya?

Vaksin Virus Corona, Sudah Sampai Mana Tahap Pengujiannya?

Oh Begitu
Covid-19: Kenapa Laki-laki Lebih Jarang Pakai Masker Dibanding Perempuan? Ini Penjelasannya

Covid-19: Kenapa Laki-laki Lebih Jarang Pakai Masker Dibanding Perempuan? Ini Penjelasannya

Fenomena
Fenomena Langka Komet Neowise Juli 2020, Wilayah Mana Saja Bisa Melihatnya?

Fenomena Langka Komet Neowise Juli 2020, Wilayah Mana Saja Bisa Melihatnya?

Fenomena
BMKG: Wilayah Ini Berpotensi Alami Peningkatan Kekeringan Lapisan Tanah

BMKG: Wilayah Ini Berpotensi Alami Peningkatan Kekeringan Lapisan Tanah

Fenomena
Istilah PDP, ODP, dan OTG Covid-19 Diubah, Ini Beda dengan Sebelumnya

Istilah PDP, ODP, dan OTG Covid-19 Diubah, Ini Beda dengan Sebelumnya

Oh Begitu
Spartan Inovasi Baru Antisipasi Karhutla Indonesia dari BMKG, Apa Kelebihannya?

Spartan Inovasi Baru Antisipasi Karhutla Indonesia dari BMKG, Apa Kelebihannya?

Fenomena
CDC Memperkirakan, 40 Persen Pasien Covid-19 Tidak Menunjukkan Gejala

CDC Memperkirakan, 40 Persen Pasien Covid-19 Tidak Menunjukkan Gejala

Kita
Satwa Liar Terkait Pandemi Covid-19, Begini Hasil Survei Persepsi Masyarakat

Satwa Liar Terkait Pandemi Covid-19, Begini Hasil Survei Persepsi Masyarakat

Fenomena
Gempa Hari Ini: M 5,1 Guncang Laut Banten, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Hari Ini: M 5,1 Guncang Laut Banten, Tak Berpotensi Tsunami

Fenomena
Hasil Otopsi Temukan Gumpalan Darah di Hampir Seluruh Organ Pasien Covid-19

Hasil Otopsi Temukan Gumpalan Darah di Hampir Seluruh Organ Pasien Covid-19

Kita
komentar di artikel lainnya
Close Ads X