Hujan Pagi Tadi Sejumlah Wilayah Jakarta Banjir, Ini Penjelasan BMKG

Kompas.com - 08/02/2020, 13:45 WIB

 

KOMPAS.com - Sebagian wilayah di DKI Jakarta banjir setelah hujan intens yang mengguyur sejak dini hari, Sabtu (8/2/2020).

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi hujan masih akan terjadi, hari ini hingga dua hari ke depan.

Kepala Bidang Prediksi dan Peringatan Dini BMKG, Miming Saepudin memaparkan data hujan yang terukur dengan curah hujan selama 24 jam terakhir. Pada pukul 07.00 WIB hari ini, curah hujan di wilayah Jabodetabek menunjukkan intensitas lebat hingga sedang dan cukup ekstrim.

Baca juga: BMKG: Hujan Seharian di Jakarta akan Disertai Petir dan Angin Kencang

"Curah hujan tersebut terukur di Pulo Mas. Terutama di wilayah Jakarta Utara dan Bogor," ungkap Miming kepada Kompas.com.

Sedangkan untuk hari ini dan dua hari ke depan, kata Miming, intensitas hujan cukup menurun di wilayah Jabodetabek. Namun, hujan ringan hingga sedang masih dapat terjadi di wilayah selatan antara lain di Jakarta Selatan, Depok dan Bogor. 

"Terutama (hujan di wilayah tersebut) pada sore hingga malam hari," imbuh Miming.

Sementara di wilayah Jakarta Utara, umumnya potensi hujan dapat terjadi pada dini hari menjelang pagi. Secara umum pada siang hari kondisi cuaca berawan

Miming menambahkan potensi hujan lebat perlu diwaspadai kembali, terutama di wilayah Jabodetabek antara tanggal 12-16 Februari 2020.

BMKG kembali menegaskan pada bulan Februari hingga Maret ini masih menjadi periode musim hujan, sehingga potensi hujan lebat hingga sangat lebat masih dapat terjadi. Masyarakat diimbau untuk selalu waspada terhadap potensi hujan dan dampaknya, serta selalu memperbarui informasi prakiraan cuaca dari BMKG.

Baca juga: Akibat Hujan Deras, Jalan Jenderal Ahmad Yani Terendam Banjjr

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

98,5 Persen Masyarakat Indonesia Miliki Antibodi Covid-19, Perlukah Vaksin Booster Kedua?

98,5 Persen Masyarakat Indonesia Miliki Antibodi Covid-19, Perlukah Vaksin Booster Kedua?

Fenomena
[POPULER SAINS] BMKG Deteksi Siklon Tropis Mulan | Harta Karun di Kapal Karam | Fenomena Supermoon Sturgeon Moon | Vaksin Comirnaty Diizinkan untuk Anak 16-18 Tahun

[POPULER SAINS] BMKG Deteksi Siklon Tropis Mulan | Harta Karun di Kapal Karam | Fenomena Supermoon Sturgeon Moon | Vaksin Comirnaty Diizinkan untuk Anak 16-18 Tahun

Oh Begitu
BRIN sebagai Ruang Kolektif Riset dan Inovasi Indonesia

BRIN sebagai Ruang Kolektif Riset dan Inovasi Indonesia

Oh Begitu
WMO Sebut Juli Jadi Bulan dengan Suhu Terpanas, Apa Dampaknya?

WMO Sebut Juli Jadi Bulan dengan Suhu Terpanas, Apa Dampaknya?

Fenomena
Bagaimana Mesin Ketik Pertama Kali Ditemukan? Ini Sejarahnya

Bagaimana Mesin Ketik Pertama Kali Ditemukan? Ini Sejarahnya

Oh Begitu
Vaksin Comirnaty Diizinkan untuk Anak 16-18 Tahun, Berapa Dosisnya?

Vaksin Comirnaty Diizinkan untuk Anak 16-18 Tahun, Berapa Dosisnya?

Oh Begitu
Kasus Positif Covid-19 pada Anak Meningkat, Kemenkes: Sekolah Harus Perhatikan Prokes

Kasus Positif Covid-19 pada Anak Meningkat, Kemenkes: Sekolah Harus Perhatikan Prokes

Oh Begitu
Bumi Berputar Lebih Cepat atau Lebih Lambat? Ini Kata Ahli

Bumi Berputar Lebih Cepat atau Lebih Lambat? Ini Kata Ahli

Oh Begitu
Presiden Jokowi: Perubahan Iklim Semakin Kritis dan Penting Diatasi Segera

Presiden Jokowi: Perubahan Iklim Semakin Kritis dan Penting Diatasi Segera

Oh Begitu
Menkes Budi: YouTube Periksa Bantu Tingkatkan Sumber Informasi Kesehatan yang Kredibel

Menkes Budi: YouTube Periksa Bantu Tingkatkan Sumber Informasi Kesehatan yang Kredibel

Oh Begitu
Dianggap Tularkan Virus Cacar Monyet, Monyet di Brasil Diracuni

Dianggap Tularkan Virus Cacar Monyet, Monyet di Brasil Diracuni

Fenomena
4 Gangguan Menstruasi dan Penyebabnya

4 Gangguan Menstruasi dan Penyebabnya

Oh Begitu
Jangan Lewatkan Sturgeon Moon Hari Ini, Fenomena Supermoon Terakhir di 2022

Jangan Lewatkan Sturgeon Moon Hari Ini, Fenomena Supermoon Terakhir di 2022

Oh Begitu
Apa Itu Eksositosis?

Apa Itu Eksositosis?

Oh Begitu
Pembuatan Perunggu 2.300 Tahun Lalu di China Terungkap dalam Catatan Kuno

Pembuatan Perunggu 2.300 Tahun Lalu di China Terungkap dalam Catatan Kuno

Fenomena
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.