Kompas.com - 05/02/2020, 18:03 WIB
Sebuah mobil melintasi jalanan Bemboka, Negara Bagian New South Wales, Australia, di tengah kabut yang membuat langit seolah menjadi oranye pada 5 Januari 2020. Sebanyak 24 orang dilaporkan tewas sejak kebakaran hutan melanda Australia pada September lalu. AFP/SAEED KHANSebuah mobil melintasi jalanan Bemboka, Negara Bagian New South Wales, Australia, di tengah kabut yang membuat langit seolah menjadi oranye pada 5 Januari 2020. Sebanyak 24 orang dilaporkan tewas sejak kebakaran hutan melanda Australia pada September lalu.

KOMPAS.com - Sistem pemantauan iklim Uni Eropa melaporkan sepanjang Januari, Bumi memecahkan rekor dunia dengan suhu terpanas di awal tahun 2020.

Laporan itu dilihat dari suhu di Eropa yang meningkat rata-rata 3 derajat Celcius di Januari dari 1981 hingga 2010.

Sementara itu, dalam pernyataanya, Layanan Perubahan Iklim Copernicus (C3S) juga melaporkan sekelompok negara yang membentang dari Norwegia ke Rusia juga mengalami kenaikan suhu sebesar 6 derajat Celcius.

Sebab, hal ini belum pernah terjadi selama 30 tahun sebelumnya.

Baca juga: Pemanasan Global, Emisi Gas Rumah Kaca Masih Tinggi di Atmosfer

Menurut para ilmuwan, peningkatan temperatur bulanan, tahunan, maupun dekade adalah hal yang biasa. Kondisi ini akibat dari dampak perubahan iklim, terutama dari pembakaran bahan bakar fosil.

Oleh karena itu, lima tahun terakhir ini menjadi rekor terpanas seperti periode sepuluh tahun 2010-2019.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tahun 2019, yang menjadi tahun terpanas kedua, hanya 0,04VC di bawah 2016 yang dipengaruhi oleh El Nino, yaitu fenomena cuaca alami berkala di atas Samudera Pasifik.

Sedangkan rekor dunia bulan lalu, seperti dilansir dari ScienceAlert (5/2/2020) adalah 0,03VC di atas Januari terpanas sebelumnya, juga pada 2016.

Tim peneliti dari C3S mengungkapkan, di Eropa, sekitar 0,2 derajat Celcius pada bulan lalu lebih hangat dari Januari 2007 yang terpanas sebelumnya, dan 3,1 derajat Celcius lebih hangat dari rata-rata Januari pada periode 1981-2010.

Baca juga: Pemanasan Global, 2019 Jadi Tahun Terpanas Sepanjang Sejarah

Rekor panas juga jatuh di lokasi-lokasi tertentu di sepanjang bagian utara benua. Misalnya, Desa Sunndalsora di Norwegia barat.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kenapa Komodo Hanya Hidup di Indonesia?

Kenapa Komodo Hanya Hidup di Indonesia?

Oh Begitu
Apa Itu Sarkoma Jantung, Kanker yang Diidap Virgil Abloh Sebelum Meninggal Dunia?

Apa Itu Sarkoma Jantung, Kanker yang Diidap Virgil Abloh Sebelum Meninggal Dunia?

Oh Begitu
Varian Baru Omicron 500 Persen Lebih Menular, Perhatikan 6 Hal Ini Sebelum Bepergian Saat Nataru

Varian Baru Omicron 500 Persen Lebih Menular, Perhatikan 6 Hal Ini Sebelum Bepergian Saat Nataru

Oh Begitu
Akibat Es Laut Arktik Mencair, Beruang Kutub Kejar dan Mangsa Rusa

Akibat Es Laut Arktik Mencair, Beruang Kutub Kejar dan Mangsa Rusa

Fenomena
Ameer Azzikra Meninggal karena Pneumonia, Begini Kaitan Pneumonia dan Infeksi Ginjal

Ameer Azzikra Meninggal karena Pneumonia, Begini Kaitan Pneumonia dan Infeksi Ginjal

Oh Begitu
Jejak Dinosaurus di Texas Tampak Aneh, Peneliti Menduga Jejak Kaki Depan Sauropoda

Jejak Dinosaurus di Texas Tampak Aneh, Peneliti Menduga Jejak Kaki Depan Sauropoda

Fenomena
5 Minuman yang Baik untuk Asam Lambung

5 Minuman yang Baik untuk Asam Lambung

Kita
Ikan Nila Mengandung Mikroplastik, Ikan di Pulau Jawa Tak Layak Dikonsumsi

Ikan Nila Mengandung Mikroplastik, Ikan di Pulau Jawa Tak Layak Dikonsumsi

Fenomena
5 Manfaat Yodium untuk Kesehatan, Penting untuk Wanita Hamil

5 Manfaat Yodium untuk Kesehatan, Penting untuk Wanita Hamil

Kita
Ikan di 3 Sungai Besar di Pulau Jawa Terkontaminasi Mikroplastik, Studi Jelaskan

Ikan di 3 Sungai Besar di Pulau Jawa Terkontaminasi Mikroplastik, Studi Jelaskan

Fenomena
Fakta-fakta Tikus Mondok Hidung Bintang, Pemangsa Tercepat di Dunia

Fakta-fakta Tikus Mondok Hidung Bintang, Pemangsa Tercepat di Dunia

Oh Begitu
12 Negara Laporkan Kasus Varian Omicron, dari Italia hingga Australia

12 Negara Laporkan Kasus Varian Omicron, dari Italia hingga Australia

Oh Begitu
Gunung Kilauea, Gunung Berapi Paling Aktif yang Meletus Setiap Tahun

Gunung Kilauea, Gunung Berapi Paling Aktif yang Meletus Setiap Tahun

Oh Begitu
Bukan Isap Serbuk Sari, Spesies Lebah Ini Berevolusi Makan Daging

Bukan Isap Serbuk Sari, Spesies Lebah Ini Berevolusi Makan Daging

Oh Begitu
Ameer Azzikra Meninggal Dunia karena Pneumonia, Begini Cara Mencegah Penyakit Ini

Ameer Azzikra Meninggal Dunia karena Pneumonia, Begini Cara Mencegah Penyakit Ini

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.