Ekspedisi Menangkap Gambar Benda Luar Angkasa, Astronom Gunakan ini

Kompas.com - 04/02/2020, 09:02 WIB
Foto penampakan Bumi dari Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS). Foto yang diambil astronot NASA bernama Jessica Meir itu dikecam oleh penganut teori Bumi datar. TWITTER/Jessica Meir via The SunFoto penampakan Bumi dari Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS). Foto yang diambil astronot NASA bernama Jessica Meir itu dikecam oleh penganut teori Bumi datar.


KOMPAS.com - Memotret planet asing di luar Bumi sangat sulit. Para astronom mencoba mengawalinya dengan meluncurkan kamera balon yang akan terbang di atmosfer Bumi.

Melansir Space, Senin (3/2/2020), adalah Christopher Mendillo, seorang astronom di University of Massachussets Lowel dan timnya telah menangani proyek Picture-C, yang melakukan uji terbang pertama pada September 2019 lalu.

Penerbangan tersebut tidak akan pernah menangkap gambar sebuah ekspolanet. Akan tetapi, setidaknya itu dapat membuka jalan di masa depan untuk bisa melakukannya.

Mendillo mengungkapkan keberhasilan dan tantangan uji penerbangan pada awal bulan ini, di pertemuan 235th Americam Astronomical Society di Honolulu.

Baca juga: Buru Exoplanet, Badan Antariksa Eropa Luncurkan Teleskop Luar Angkasa

"Kami dapat menunjukkan semua yang ingin kami tunjukkan. Kami memenuhi semua kriteria kesuksesan kami, dengan penerbangan yang hebat," ujar Mendillo.

Hingga saat ini, para ilmuwan belum pernah melihat sebagian besar dari 4.000 ekspolanet yang pernah ditemukan. Dunia ini hanya melewati bayang-bayang yang tidak terlihat dari bintang-bintang itu.

Pencitraan langsung dari suatu planet sangat sulit, karena benda-benda ini jauh lebih redup, tetapi sangat dekat dengan bintang mereka.

Mendillo berharap ada sistem pencitraan seperti Picture-C yang dapat dilakukan di masa yang akan datang.

Baca juga: Teleskop Spitzer “Pensiun”, Ini 4 Penemuan Terbesarnya

Intrumen tersebut, kata Mendillo, harus mampu menghubungkan sangat tepat ke bintang tertentu, mengunjungi kembali setelah mempelajari target lain dan mengungkapkan sebuah planet melalui beberapa atmosfer Bumi.

"Kami tahu kami bisa melakukannya dari luar angkasa dan apa yang bisa dilakukan di Bumi. Kami berpikir, bahwa kami dapat melakukan sains yang benar-benar menarik dari balon, tetapi kami tidak yakin," ungkap Mendillo.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber SPACE.COM
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X