Buru Exoplanet, Badan Antariksa Eropa Luncurkan Teleskop Luar Angkasa

Kompas.com - 20/12/2019, 19:28 WIB
Teleskop luar angkasa CHEOPS berhasil diluncurkan, Rabu (18/12/2019) setelah sempat mengalami kendala. science alertTeleskop luar angkasa CHEOPS berhasil diluncurkan, Rabu (18/12/2019) setelah sempat mengalami kendala.

KOMPAS.com - Badan Antariksa Eropa (ESA) akhirnya berhasil meluncurkan teleskop luar angkasa bernama Characterising Exoplanets Satellite (CHEOPS), Rabu (18/12/2019). 

Peluncuran ini sebenarnya sempat tertunda satu hari karena kesalahan teknis.

Peluncuran ini merupakan momen penting karena CHEOPS adalah teleskop yang dirancang khusus untuk berburu serta mempelajari exoplanet, planet yang letaknya di luar Tata Surya.

"Kami ingin melampaui statistik dan mempelajarinya secara lebih rinci," kata David Ehrenreich, kepala misi CHEOPS.

Baca juga: Studi Ungkap, Venus Pernah jadi Planet Layak Huni

Dilansir New Scientist, Senin (16/12/2019), CHEOPS adalah observatorium yang relatif kecil, berukuran sekitar 1,5 meter di setiap sisi. Sebagai perbandingan, Teleskop Luar Angkasa Hubble memiliki panjang 13,2 meter dan lebar 4,2 meter.

Jika Hubble melakukan banyak tujuan berbeda, CHEOPS diklaim memiliki misi yang jauh lebih bertarget.

Nantinya CHEOPS berusaha untuk memahami apa yang membentuk planet-planet ini, seperti mengukur kepadatan, komposisi, dari exoplanet.

Peluncuran teleskop tersebut juga jadi salah satu langkah krusial dalam pencarian panjang untuk mengungkap kehidupan di luar Bumi. Pengamatan yang dilakukan CHEOPS nantinya pun akan turut membuka asal-usul planet kita sendiri.

Misi ini juga sekaligus memungkinkan para ahli untuk mengukur jumlah cahaya yang dipantulkan dari planet-planet, yang dapat mengungkapkan wawasan baru mengenai atmosefer atau permukaan mereka.

Baca juga: Astronom Temukan Planet Raksasa yang Harusnya Tak Pernah Ada

Setelah peluncuran, CHEOPS akan mengorbit Bumi pada jarak 710 kilometer jauhnya, sesuai pada tempat yang diinginkan. Rencananya misi akan berjalan selama 3,5 tahun.

Dilansir Science Alert, Selasa (17/12/2019)Saat ini para ilmuwan memperkirakan ada sekitar 4.000 planet misterius yang ditemukan para ilmuwan di luar Tata Surya kita.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X