Transplantasi Sumsum Tulang Belakang untuk Leukemia, Apa Syaratnya?

Kompas.com - 03/02/2020, 17:42 WIB
Ilusrasi transplantasi sumsum tulang belakang Ilusrasi transplantasi sumsum tulang belakang

KOMPAS.com - Leukemia atau kanker darah cukup sering dialami anak-anak. Setidaknya satu dari 10.000 anak mengidap penyakit ini.

Terapi yang bisa dilakukan untuk mengatasi leukemia adalah dengan kemoterapi atau transplantasi sumsum tulang belakang.

Namun, terapi tersebut tidak asal diberikan. Masing-masing kanker memiliki protokol pengobatan yang berbeda. Dan terapi pun disesuaikan dengan jenis kankernya.

Dina Garniasih, Sp.A(K), M.Kes, spesialis kanker pada anak mengatakan, leukemia ada dua jenis, yakni leukemia akut dan kronik.

Baca juga: Anak Demam Berkepanjangan, Mungkinkah Gejala Leukemia?

Leukemia limfostik akut atau Acute Lymphoctic Leukemia (ALL) adalah jenis kanker darah dan sumsum tulang, jaringan sepon di dalam tulang tempat sel-sel darah dibuat.

Kata "akut" pada leukemia limfositik akut berasal dari fakta bahwa penyakit ini berkembang dengan cepat dan menciptakan sel-sel darah yang tidak matang, bukan yang dewasa.

Sekitar lebih dari 80 persen, leukimia pada anak jenisnya adalah ALL.

"Angka kesembuhan pada ALL sudah baik. Sekitar 70-80 persen namanya remisi. Artinya selagi kemoterapi dia berhasil sembuh kemudian kondisinya normal," ungkap Dina kepada Kompas.com, Jumat (31/1/2020).

Namun, di antara pasien ALL tersebut ada juga yang kambuh leukemianya. Bila leukemia kambuh setelah dilakukan kemoterapi, Dina menyarankan, sebaiknya dilakukan transplantasi sumsum tulang.

"Pada leukemia ALL, ketika dikemoterapi mengalami suatu kekambuhan maka dia merupakan kandidat dilakukan bone marrow transplant atau transplantasi sumsum tulang belakang," jelas Dina.

Halaman:
Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X