Update 2 Februari 2020: 14.380 Konfirmasi Virus Corona dan 304 Tewas

Kompas.com - 02/02/2020, 10:27 WIB
Penumpang dari luar negeri menggunakan masker untuk mencegah penyebaran virus Corona saat tiba di Bandara Internasional Haneda, 28 Januari 2020. AFP/KAZUHIRO NOGIPenumpang dari luar negeri menggunakan masker untuk mencegah penyebaran virus Corona saat tiba di Bandara Internasional Haneda, 28 Januari 2020.

KOMPAS.com - Laporan terbaru terkait Virus Corona Wuhan, hampir 14.380 orang positif terinfeksi virus corona baru ini.

Otoritas China melaporkan pada Minggu pagi (2/2/2020), sedikitnya 304 orang di China telah meninggal dunia akibat tertular virus tersebut.

Menurut data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan China, dalam kurun waktu kurang dari 24 jam, terdapat 2.000 kasus baru. Angka ini menambah jumlah total terinfeksi menjadi hampir 14.380.

Organisasi Kesehatan Dunia, WHO, telah menyatakan wabah virus corona sebagai darurat global.

Baca juga: WHO Umumkan Wabah Virus Corona Berstatus Darurat Global, Apa Artinya?

Berdasarkan catatan Kompas.com, Sabtu (1/2/2020), ada 25 negara yang melaporkan kasus virus corona Wuhan, yakni:

1. China - 14.380 terinfeksi dan 304 meninggal
2. India - 1 terinfeksi
3. Filipina - 1 terinfeksi
4. Italia - 2 terinfeksi
5. UEA - 5 terinfeksi
6. Malaysia - 8 terinfeksi
7. Jepang - 20 terinfeksi
8. Korea Selatan - 12 terinfeksi
9. Taiwan - 10 terinfeksi
10. Thailand - 19 terinfeksi
11. Australia - 12 terinfeksi
12. Singapura - 18 terinfeksi
13. Amerika Serikat - 8 terinfeksi
14. Nepal - 1 terinfeksi
15. Kamboja - 1 terinfeksi
16. Kanada - 4 terinfeksi
17. Perancis - 6 terinfeksi
18. Sri Lanka - 1 terinfeksi
19. Vietnam - 6 terinfeksi
20. Jerman - 8 terinfeksi
21. Finlandia - 1 terinfeksi
22. Rusia - 2 terinfeksi
23. Inggris - 2 terinfeksi
24. Spanyol - 1 terinfeksi
25. Swedia - 1 terinfeksi

AS dan Australia untuk sementara menolak masuknya orang yang bukan warga negara yang baru-baru ini melakukan perjalanan ke China. Hal ini dilakukan untuk membatasi penyebaran vrius corona ke negara tersebut.

Jepang, Jerman dan Inggris telah menyarankan warganya untuk tidak melakukan perjalanan yang tidak perlu ke China, kecuali ke Hong Kong dan Makao.

Sementara Singapura melarang warga China bepergian ke negara itu, menjadikan negara kota itu sebagai negara pertama di Asia Tenggara yang mengambil kebijakan tersebut.

Baca juga: Pertama Kali Ditemukan, Kasus Virus Corona Menular Sebelum Gejalanya Muncul

China telah mengkarantina secara virtual lebih dari 50 juta orang di negaranya. Dan semua provinsi dan daerah yang ada di China melaporkan memiliki kasus terinfeksi virus corona.

Dilansir New York Times, Minggu (2/2/2020), kasus yang tercatat di Thailand, Taiwan, Jerman, Vietnam, Jepang, Perancis, dan AS melibatkan pasien yang belum pernah ke China.

Sejauh ini tidak ada kematian dilaporkan di luar China.

 

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X