Sedimen di Jepang Buktikan Bumi Melewati Zaman Geologis Baru

Kompas.com - 31/01/2020, 17:03 WIB
Batuan sedimen shutterstock.comBatuan sedimen

KOMPAS.COM - Para ilmuwan menemukan lapisan sedimen di tebing sungai Jepang bagian selatan. Temuan ini membuktikan bahwa ternyata Bumi memiliki interval zaman baru, yaitu zaman geologis bernama Chibanian yang berlangsung dari 770.000 hingga 126.000 tahun yang lalu.

Zaman Chibanian dinamai atas kata dasar Chiba. Baru-baru ini, International Union of Geological Sciences telah melakukan ratifikasi pada prefektur Jepang tempat sedimen tersebut ditemukan.

Dilansir dari LiveScience (30/01/2020), periode zaman tersebut dianggap penting karena mencangkup pembalikan terbaru dari medan magnet Bumi.

Baca juga: Astronom: Bumi Kena Gelombang Misterius, Mungkinkah Supernova?

Di berbagai titik dalam sejarah planet kita, kutub utara dan selatan magnetik Bumi telah bertukar lokasi. Ketika ‘pembalikan’ itu terjadi, bekas-bekas geologis tertinggal di bebatuan yang tersebar di banyak lokasi.

Sedimen tebing di Chiba adalah salah satunya.

Pembalikan kutub itu, yang dikenal sebagai pembalikan Brunhes-Matuyama, masih menjadi bahan perdebatan. Sebuah makalah tahun 2014 yang diterbitkan dalam Geophysical Journal International menggunakan informasi dari lapisan sedimen yang ditemukan di Italia untuk menyatakan bahwa pembalikan terjadi dalam rentang beberapa dekade.

Baca juga: Penemuan yang Mengubah Dunia: Batik, Sudah Ada Sejak Zaman Majapahit

Sedangkan, sebuah makalah tahun 2019 yang diterbitkan dalam jurnal Science Advances berpendapat, dengan mengandalkan informasi dari aliran lava kuno di Hawaii, pembalikan itu mendekati 22.000 tahun yang lalu.

Akhirnya, perdebatan dapat diselesaikan dengan ditemukan sedimen Chiba sebagai catatan geologis yang sangat baik dari pembalikan ini.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X