Jokowi: Evakuasi WNI Tunggu Hubei Dibuka dari Isolasi Virus Corona

Kompas.com - 31/01/2020, 09:51 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat membagikan kaos kepada masyarakat, usai acara penyerahan sertifikat di gedung WEP Gresik, Senin (27/1/2020) sore. KOMPAS.COM/HAMZAH ARFAHPresiden Joko Widodo (Jokowi) saat membagikan kaos kepada masyarakat, usai acara penyerahan sertifikat di gedung WEP Gresik, Senin (27/1/2020) sore.

Dikarenakan tidak ada yang boleh masuk atau pergi dari provinsi tersebut, maka logistik yang diberikan oleh pemerintah Indonesia adalah berupa uang atau pendanaan agara mereka bisa membeli keperluan yang mereka butuhkan di sana.

2. Pemulangan WNI ke tanah air ( evakuasi)

Pemulangan WNI kembali ke Indonesia, ini bisa saja dilakukan. Meskipun ditegaskan Teuku, tidak bisa dalam waktu dekat ini.

Terkait proses dan mekanisme evakuasi nantinya terus dilakukan dan dipersiapkan dalam lintas kementerian.

"Otoritas China baik di pusat dan daerah. Kita sudah melihat titik cerah untuk bisa memulangkan mereka," kata Teuku dalam acara Forum Medan Barat 9: Antisipasi Penyebaran Corona, di gedung Kominfo Jakarta, Kamis (30/1/2020).

Hal yang sedang dilakukan saat ini adalah pemutakhiran data.

Tercatat ada 243 WNI yang tinggal di China. Pemerintah berharap kepada WNI di China untuk mempersiapkan dokumen keabsahan mereka sebagai WNI.

Sebagian besar WNI yang tinggal di China adalah mahasiswa yang tinggal di tujuh asrama Provinsi Hubei.

Namun, bisa jadi masih ada WNI yang belum masuk ke data yang ada.

"Kita memaklumi bahwa di era kemudahan perjalanan sekarang, tidak menutup kemungkinan ada yang tidak terdata," tuturnya.

Halaman:
Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X