Kompas.com - 27/01/2020, 09:09 WIB
Seorang petugas KKP memerhatikan layar monitor yang memperlihatkan hasil thermo scanning di Bandara Internasional Kuala Namu pada Jumat (24/1/2020). Thermo scanning tersebut merupakan bagian dari kesiapsiagaan terhadap penanganan PINERE, salah satunya virus Corona. KOMPAS.COM/DEWANTOROSeorang petugas KKP memerhatikan layar monitor yang memperlihatkan hasil thermo scanning di Bandara Internasional Kuala Namu pada Jumat (24/1/2020). Thermo scanning tersebut merupakan bagian dari kesiapsiagaan terhadap penanganan PINERE, salah satunya virus Corona.

Serta, tindakan yang dilakukan yaitu semua penumpang atau kru pesawat akan melewati thermal scanner, pemeriksaan petugas kesehatan dan juga tindak lebih lanjut ke rumah sakit rujukan saat diperlukan.

Bagaimana dengan daerah lain?

Meskipun demikian, Vensya juga menegaskan bukan berarti wilayah atau daerah lainnya tidak akan dijaga keamanan dan akan tetap dilakukan antisipasinya.

Terdapat 135 pintu masuk negara baik melalui jalur laut maupun udara telah disiap-siagakan untuk menghadapi dan mengantisipasi penyebaran virus corona di Indonesia.

Diakui Vensya, meskipun fasilitas kesehatan telah disiapsiagakan di pintu masuk, tetapi bisa jadi orang yang terjangkit virus corona saat di bandara atau pelabuhan belum mendapati gejala penyakit dari virus corona.

"Tapi iya, memang bisa jadi pas lewat thermal scanner orang itu belum panas tinggi lebih dari 38 derajat Celsius itu, atau gejala lainnya. Jadi mungkin tidak terdeteksi," imbuh Anas Ma'ruf, Kepala KKP Kelas I Bandara Soekarno Hatta.

Hal tersebut dikarenakan, masa inkubasi seseorang terjangkit virus corona adalah sekitar 14 hari.

"Bisa jadi pas sampai di pintu masuk memang tidak ada gejala yang tampak, karena masa inkubasinya bisa 14 hari-an tergantung kondisi kekebalan tubuh orang bersangkutan," kata Anas.

Baca juga: Lawan Virus Corona Wuhan, Pemerintah Beijing Gunakan Obat HIV

Oleh sebab itu, kerjasama bersama dengan semua kalangan termasuk kesiap sadaran dari masyarakat juga diperlukan.

Anas mengimbau untuk menjaga diri sendiri dengan melakukan segala bentuk pencegahan dan pertahanan tubuh, tetapi juga lihatlah orang di sekitar Anda jika memiliki gejala yang mencurigakan, untuk dapat melaporkan dan periksalah sesegera mungkin.

Kementerian Kesehatan telah mengantisipasi juga kejadian pandemi virus corona ini dengan menyiapkan 100 rumah sakit rujukan baik rumah sakit pemerintah maupun swasta di berbagai daerah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.