Ahli Jelaskan Bagaimana Virus Corona Wuhan Bisa Berasal dari Ular

Kompas.com - 24/01/2020, 19:31 WIB
Ilustrasi kobra china Briston/Wikimedia, CC BY-SAIlustrasi kobra china

Oleh Haitao Guo, Guangxiang “George” Luo dan Shou-Jiang Gao


ULAR krait dan kobra dari China mungkin menjadi sumber coronavirus yang baru ditemukan. Virus ini sudah memicu wabah infeksi saluran napas yang mematikan di China pada musim dingin tahun ini.

Penyakit ini pertama kali dilaporkan pada akhir Desember 2019 di Wuhan, sebuah kota di China tengah, dan sudah menyebar secara cepat. Sejak saat itu, orang-orang yang berpergian dari Wuhan telah menginfeksi orang di China dan negara-negara lain, termasuk Amerika Serikat.

Menggunakan sampel virus yang didapat dari pasien, peneliti di China sudah mengidentifikasi kode genetik dari virus ini dan menggunakan mikroskop untuk memotretnya. Patogen yang bertanggung jawab atas pandemi ini adalah coronavirus jenis baru.

Virus ini satu famili dengan virus penyebab sindrom pernafasan akut (SARS-CoV) dan sindrom pernafasan di Timur Tengah/flu unta (MERS-CoV), yang sudah menewaskan ratusan orang dalam 17 tahun terakhir. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menamai virus yang baru sebagai coronavirus 2019-nCoV.

Kami adalah ahli virologi dan editor jurnal penelitian yang sedang mengamati isu wabah ini karena banyak pertanyaan yang perlu dijawab untuk mencegah penyebaran penyakit yang mengancam kesehatan masyarakat ini.

Apa itu coronavirus?

Nama coronavirus didapatkan dari bentuknya, yang digambarkan berbentuk mahkota atau terlihat seperti korona matahari ketika dilihat menggunakan mikroskop elektron.

Coronavirus disebarkan melalui udara dan menginfeksi pernafasan bagian atas dan saluran pencernaan mamalia dan burung.

Meskipun kebanyakan anggota famili coronavirus hanya menunjukkan gejala seperti pilek ringan selama infeksi, SARS-CoV dan MERS-CoV bisa menginfeksi pernafasan bagian atas dan bawah serta menyebabkan penyakit pernafasan yang parah dan komplikasi lainnya pada manusia.

Virus baru (2019-nCoV) ini menyebabkan gejala yang serupa dengan SARS-CoV dan MERS-CoV. Orang yang terinfeksi oleh golongan coronavirus ini akan menderita radang yang hebat.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X