[Update 24 Januari] Wabah Virus Corona Sudah Terdeteksi di 10 Negara

Kompas.com - 22/01/2020, 19:17 WIB
virus corona bbc.co.ukvirus corona

Seorang pria berusia 30 tahun, dari perfektur Kanagawa dinyatakan positif terinfeksi virus corona asal kota Wuhan, China.

Masih menurut Reuters, pria itu diketahui sempat melakukan perjalanan ke kota Wuhan, China, lokasi pertama ditemukannya virus corona yang menyebabkan wabah pneumonia.

5. Amerika Serikat, 1 terinfeksi

Pusat Pengendalian Penyakit di Amerika Serikat mengatakan virus corona jenis baru yang menyebabkan wabah pneumonia juga teridentifikasi muncul di negara ini.

Seorang warga AS telah didiagnosa positif terinfeksi virus corona asal China, saat tiba di Seattle.

Baca juga: Vaksin Virus Corona China Belum Ada, Lakukan 4 Hal Ini untuk Mencegah

Dilaporkan, pasien tersebut seorang laki-laki berusia sekitar 30 tahun yang baru saja kembali dari kota Wuhan pada 15 Januari lalu.

"Pasien mencari perawatan di fasilitas medis di negara bagian Washington. Berdasarkan riwayat dan gejalanya, profesional kesehatan mencurigai sebagai virus corona baru," ungkap petugas.

6. Australia, 1 diduga terinfeksi

Penyebaran virus corona dari Wuhan juga telah teridentifikasi di benua Kangguru. Seorang laki-laki diduga terpapar virus corona jenis baru dari China.

Otoritas kesehatan di Queensland membenarkan adanya seorang pria yang sedang dipantau untuk kondisi tersebut.

Sebab, diketahui pria tersebut baru saja kembali dari Wuhan, China dengan penyakit pernapasan. Saat ini, pria tersebut menjalani karantina di rumahnya di Brisbane.

Hingga saat ini belum ada laporan lanjutan dari dugaan virus corona pada pria tersebut.

7. Singapura, 1 kasus positif terinfeksi virus corona

Pria berusia 66 tahun dari Wuhan yang tiba di Singapura pada Senin (20/1/2020) terinfeksi virus corona.

Sementara itu, ada 28 kasus suspect (orang yang dicurigai) terinfeksi virus corona.

Baca juga: Gejala Virus Corona asal China

Dilansir Channel News Asia, Kamis (23/1/2020), Menteri Kesehatan Singapura lewat siaran persnya mengatakan pria tersebut adalah penduduk Wuhan yang datang ke Singapura bersama keluarganya pada 20 Januari.

Dia dilaporkan mengalami sakit tenggorokan saat terbang ke Singapura, dan tidak disertai demam.

Pria tersebut baru demam satu hari kemudian dan mulai batuk.

Pria ini kemudian diduga terjangkit corona pukul 22.00 malam di hari Rabu (22/1/2020).

Baca juga: Cegah Penyebaran Virus Corona, Pemerintah China Tutup Akses Transportasi

8. Filipina, 1 terinfeksi

Halaman:
Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X