Kompas.com - 20/01/2020, 19:31 WIB
dr. Lianda Siregar, Sp. PD-KGEH, FINASIM
Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Gastroenterologi Hepatologi
RS Pondok Indah ? Puri Indah RS Pondok Indahdr. Lianda Siregar, Sp. PD-KGEH, FINASIM Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Gastroenterologi Hepatologi RS Pondok Indah ? Puri Indah

KOMPAS.com - Gastritis atau inflamasi dari mukosa lambung telah menjadi penyakit yang umum dialami oleh masyarakat. Namun, rupanya cara penanganan gastritis masih membuat bingung banyak orang, termasuk seorang pembaca Kompas.com bernama Erna.

Erna pun mengirimkan pertanyaannya ke rubrik Halo Prof! sebagai berikut:

"Selamat siang, Prof. Maaf mau tanya, saya terkena pan-gastritis setelah sebelumnya diendoskopi. Apakah penyakit tersebut bisa disembuhkan, karena sampai saat ini masih gliyengan dan kadang sesak napas? Terima kasih sebelumnya."

Pertanyaan ini dijawab langsung oleh dr. Lianda Siregar, Sp. PD-KGEH, FINASIM, seorang Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Gastroenterologi Hepatologi dari RS Pondok Indah – Puri Indah. Berikut paparannya:

Baca juga: Halo Prof! Bagaimana Menumbuhkan Rambut yang Rontok dan Tipis?

Halo, Ibu Erna.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Gastritis adalah inflamasi dari mukosa lambung dapat terjadi tiba tiba (akut) atau menahun (kronis).

Kelainan gastritis bisa terjadi lokal di bagian tertentu dari lambung, misalnya kelainannya terjadi di bagian badan lambung (corpus), lambung, atau ujung lambung (antrum), tetapi apabila inflamasi terjadi di semua bagian dinding lambung kita katakan pan-gastritis.

Penyakit ini bisa sembuh dan tergantung dari penyebabnya.

Beberapa penyebabnya adalah:

• Obat penghilang sakit (Nsaid) seperti aspirin, ibuprofen, ketoproven, dan naproxen

• Infeksi bakteri yang paling sering adalah Helicobacter Pylori, jamur atau infeksi virus)

• Iskemia, kekurangan suplai darah ke jaringan atau organ tubuh karena permasalahan pada pembuluh darah. Tanpa pasokan darah yang cukup, jaringan atau organ juga tidak mendapat cukup oksigen. Akibatnya, kondisi yang membahayakan dapat terjadi, seperti serangan jantung dan stroke

Baca juga: Halo Prof! Apa Penyebab Sakit Perut Sebelah Kanan?

• Alkohol

• Kokain

• Stres

• Refluks asam empedu

• Radiasi

• Alergi dan keracunan makanan

• Trauma secara langsung

Penanganannya harus disesuaikan dengan penyebabnya dan menghindari faktor penyebab.

Sayangnya Ibu tidak menginformasikan apakah ada jaringan lambung Ibu yang diambil untuk diagnosis lebih lanjut (biopsi). Biopsi penting untuk menentukan diagnosa dan derajat kelainan yang ada.

Semoga dapat dimengerti dan dipahami. Cepat sembuh ya, Bu.

dr. Lianda Siregar, Sp. PD-KGEH, FINASIM

Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Gastroenterologi Hepatologi

RS Pondok Indah – Puri Indah

Punya pertanyaan terkait kesehatan dan sains yang membuat Anda penasaran? Kirimkan pertanyaan Anda ke haloprof17@gmail.com untuk dijawab oleh ahlinya.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.