Kompas.com - 13/01/2020, 18:32 WIB
Ilustrasi sel punca ShutterstockIlustrasi sel punca

3. Untuk transplantasi

Sel punca mungkin memiliki potensi untuk tumbuh menjadi jaringan baru untuk digunakan dalam transplantasi dan pengobatan regeneratif. Para peneliti terus memajukan pengetahuan tentang sel punca dan aplikasinya dalam transplantasi dan pengobatan regeneratif.

Baca juga: Indonesia Potensial untuk Tujuan Wisata Kesehatan lewat Produksi Sel Punca

Kontroversi pengobatan sel punca

Meski sel punca dipercaya memiliki potensi yang besar dalam bidang medis, namun pengobatan dengan menggunakan sel ini masih menimbulkan pro dan kontra.

Kontroversi ini muncul karena sel punca yang dapat digunakan untuk mengobati segala penyakit ini didapatkan langsung dari embrio.

Embrio yang diambil sel puncanya dapat mengalami gangguan hingga kematian.

Bagi sebagian orang yang kontra dengan terapi sel punca ini menganggap bahwa embrio adalah bentuk dari manusia yang paling awal, sehingga terapi ini tak ada bedanya dengan membunuh manusia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.