Ratusan Korban Reynhard Sinaga, Kenapa Hanya 48 yang Melaporkan Diri?

Kompas.com - 11/01/2020, 17:03 WIB
Reynhard Sinaga Predattor Seks Terbesar dalam Sejarah Inggris KOMPAS.com/Akbar Bhayu TamtomoReynhard Sinaga Predattor Seks Terbesar dalam Sejarah Inggris


KOMPAS.com - Tindakan pemerkosaan yang dilakukan oleh Reynhard Sinaga terhadap ratusan pria di Inggris masih jadi perbincangan hangat. 

Dari 190 lebih dugaan kasus pemerkosaan dan kekerasan seksual yang dilakukan oleh Reynhard, baru 48 orang yang melaporkan dirinya menjadi salah satu korban kekerasan seksual.

Mengapa korban enggan melaporkan diri?

Dokter Divisi Psikiatri Komunitas, Rehabilitasi, dan Trauma Psikososial, Departemen Ilmu Kesehatan Jiwa FKUI-RSCM, mengatakan bahwa sangat sulit bagi korban kekerasan seksual untuk melaporkan diri kepada pihak berwenang.

"Datang ke rumah sakit aja udah alhamdulillah. Tapi untuk melaporkan tindak kekerasan seksual secara utuh, itu adalah hal yang sulitnya setengah mati," kata Gina dalam sebuah acara bertajuk Waspadai Kekerasan Seksual di Sekitar Kita: Dalam Tinjauan Medis, Jakarta, Jumat (10/1/2020).

Tidak hanya korban kekerasan seksual, dokter yang menangani juga berada di posisi yang sulit untuk menentukan apa yang seharusnya dilakukan.

Baca juga: Lewat Kasus Reynhard Sinaga, Membayangkan Trauma Korban Pemerkosaan

Meski pihak medis menyatakan sebaiknya korban melaporkan diri ke pihak berwajib lainnya, tetapi keluarga korban tidak menginginkannya, hal itu sulit terjadi.

"Kami juga sebagai dokter berada di posisi sulit, apalagi jika sudah ada keputusan dari pihak keluarga korban," ujarnya.

Namun, perlu disadari bahwa banyak hal yang menyebabkan korban maupun keluarga korban enggan untuk melaporkan diri meskipun sudah mendapati tindak kekerasan seksual.

Menurut Gina, secara disadari ataupun tidak, kita selama ini sudah menanamkan bahwa melaporkan diri mengalami kekerasan seksual merupakan bagian dari aib.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Waspada Hujan Lebat hingga Sangat Lebat di Jabodetabek, Ini Daftar Wilayahnya

Waspada Hujan Lebat hingga Sangat Lebat di Jabodetabek, Ini Daftar Wilayahnya

Oh Begitu
Mengapa Hujan Seharian Bisa Menyebabkan Bencana Banjir?

Mengapa Hujan Seharian Bisa Menyebabkan Bencana Banjir?

Fenomena
Tidur Tengkurap Membuat Pasien Covid-19 Terhindar dari Ventilator, Kok Bisa?

Tidur Tengkurap Membuat Pasien Covid-19 Terhindar dari Ventilator, Kok Bisa?

Oh Begitu
Gempa Hari Ini: M 5, 1 Guncang Pandeglang Terasa hingga Malingping

Gempa Hari Ini: M 5, 1 Guncang Pandeglang Terasa hingga Malingping

Fenomena
Terlalu Banyak Makan Makanan Manis Bisa Melemahkan Sistem Kekebalan, Kok Bisa?

Terlalu Banyak Makan Makanan Manis Bisa Melemahkan Sistem Kekebalan, Kok Bisa?

Oh Begitu
Ahli Sebut 140.000 Virus Baru Ditemukan di Usus Manusia

Ahli Sebut 140.000 Virus Baru Ditemukan di Usus Manusia

Oh Begitu
Kamasutra Satwa: Hewan Bonobo Lakukan Hubungan Sesama Jenis

Kamasutra Satwa: Hewan Bonobo Lakukan Hubungan Sesama Jenis

Oh Begitu
3 Misteri Alam Semesta Berpotensi dapat Nobel Prize, Jika Terpecahkan

3 Misteri Alam Semesta Berpotensi dapat Nobel Prize, Jika Terpecahkan

Fenomena
Di Bawah Sinar UV, Bulu Hewan Ini Menyala Seperti Lampu Disko

Di Bawah Sinar UV, Bulu Hewan Ini Menyala Seperti Lampu Disko

Oh Begitu
Viral Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia, Peneliti Sebut karena Kelainan Genetis

Viral Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia, Peneliti Sebut karena Kelainan Genetis

Oh Begitu
Siapa yang Boleh Donor Terapi Plasma Konvalesen? Ini Syarat Lengkapnya

Siapa yang Boleh Donor Terapi Plasma Konvalesen? Ini Syarat Lengkapnya

Kita
Sekali Suntik, Vaksin Johnson & Johnson Efektif Kurangi Risiko Covid-19

Sekali Suntik, Vaksin Johnson & Johnson Efektif Kurangi Risiko Covid-19

Fenomena
Jangan Minum Obat Pereda Nyeri Sebelum Divaksin Covid-19, Begini Penjelasan Ahli

Jangan Minum Obat Pereda Nyeri Sebelum Divaksin Covid-19, Begini Penjelasan Ahli

Oh Begitu
Tingkat Imun Bisa Prediksikan Risiko Infeksi Covid-19 Gejala Berat

Tingkat Imun Bisa Prediksikan Risiko Infeksi Covid-19 Gejala Berat

Oh Begitu
Penemuan Kebetulan Microwave, Alat Masak Canggih di Akhir Perang Dunia

Penemuan Kebetulan Microwave, Alat Masak Canggih di Akhir Perang Dunia

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X