Ahli Gizi: Singkong Rebus dan Abon Lebih Bergizi untuk Pengungsi

Kompas.com - 03/01/2020, 16:05 WIB
Situasi pengungsian korban banjir di Gelanggang Pengadegan, Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat (3/1/2020). KOMPAS.com/TSARINA MAHARANI Situasi pengungsian korban banjir di Gelanggang Pengadegan, Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat (3/1/2020).

KOMPAS.com - Saat bencana seperti banjir di Jabodetabek saat ini, makanan menjadi hal yang paling dibutuhkan para korban. 

Pada umumnya bantuan yang diberikan kepada para pengungsi ialah berupa mie instan, roti, atau susu. Apakah jenis makanan tersebut cukup gizi untuk pengungsi?

Ahli gizi Dr dr Tan Shot Yen MHum mengatakan bahwa tiga serangkai (mie instan, susu, dan roti) sebetulnya harus dihindari. Ketiganya tidak cukup memenuhi nutrisi para pengungsi.

"Jika buat 'ganjel', namanya makanan darurat ya enggak cukup (memenuhi nutrisi pengungsi)," kata dr Tan kepada Kompas.com, Jumat (3/1/2020).

Baca juga: Ahli Gizi Imbau Relawan Perhatikan Keamanan Pangan Pengungsi

Makanan yang seharusnya dikonsumsi oleh pengungsi adalah makanan yang sama seperti dikonsumsi saat situasi normal.

"Ya, bedanya relawan yang memfasilitasi (penyediaan makanan itu)," ujarnya.

Seharusnya, kata dr Tan, dapur umum dan dapur PMBA (Pemberian Makanan Bayi dan Anak) wajib didirikan enam jam segera setelah evakuasi.

Tan menyebutkan, sumbangsih di wilayah pengungsi yang sudah ada dapur umum bisa berupa bahan-bahan berikut.

- Beras

- Telur

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X