Waspada Penyakit Pasca-Banjir, Kenali Faktor Risiko dan Pencegahannya

Kompas.com - 02/01/2020, 12:03 WIB

KOMPAS.COM- Jakarta dan sekitarnya kini tengah dilanda banjir akibat hujan yang terus menerus turun sejak Rabu (01/01/2020). Berbagai dampak ditimbulkan dari peristiwa ini, tak terkecuali penyebaran sejumlah penyakit pasca-banjir.

Penyakit pasca banjir adalah berbagai penyakit yang jumlah kasusnya akan meningkat setelah banjir dan musim penghujan.

Baca juga: Banjir Jakarta, Waspada 7 Penyakit Ini Menyerang Manusia

Penyebaran penyakit

Secara umum, akademisi dan praktisi Klinis, Prof. Ari Fahrial Syam mengatakan bahwa penyebaran penyakit pasca-banjir disebabkan oleh tiga hal, yakni:

1. Penyebaran melalui makanan dan minuman

Penyakit ini ditularkan secara Fecal Oral atau melalui tinja seseorang.

Makanan dan minuman yang terkontaminasi tinja tersebut akan menghasilkan berbagai penyakit seperti infeksi kolera atau diare berat dan dehidrasi, disentri atau radang usus yang disertai diare, virus rotavirus yang membuat diare pada anak-anak dan bayi, serta demam tifus.

2. Penyebaran melalui nyamuk

Nyamuk berjenis Aedes agypti akan membawa penyakit Dengue Hemorrhagic Fever atau demam berdarah pasca banjir melalui gigitannya.

3. Penyebaran melalui tikus

Penyakit leptospirosis merupakan penyakit yang ditularkan melalui tikus yang sering dijumpai pasca banjir.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.