Kompas.com - 19/12/2019, 11:32 WIB
. SHUTTERSTOCK.

Selain itu, perempuan yang merasakan nyeri saat haid (dismenore) memiliki kemungkinan menderita endometriosis pada tingkat sedang sampai berat.

Data Rumah Sakit Pusat Nasional dr. Cipto Mangunkusumo RSCM  mengungkap, 82,5 persen pasien endometriosis memiliki keluhan dismenore kronis sebesar 81 persen dan 33,7 persen infertilitas atau sulit hamil.

Rasa nyeri yang diderita perempuan endometriosis bahkan menyebabkan terganggunya kualitas hidup dan produktivitas kerja karena ketidakhadiran rata-rata 5,3 jam per minggu. 

Apa itu endometriosis?

Pertumbuhan jaringan mirip endometrium atau disebut endometriosis merupakan penyakit kronis lapisan fungsional yang bersifat sensitif terhadap hormon, dan tumbuh di luar rongga rahim.

Terdapat beberapa jenis endometriosis berdasarkan lokasinya, antara lain susukan endometriosis selaput perut atau peritoneum, endometriosis penyusukan lebih dalam atau deep endometriosis, dan endometriosis indung telur atau ovarium.

Salah satu teori menyatakan bahwa penyebab penyakit endometriosis adalah adanya kelainan endometrium.

Sementara, endometrium merupakan lapisan terdalam pada rahim dan tempat menempelnya ovum yang telah dibuahi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pada fase menstruasi, terjadinya peluruhan dinding rahim atau pembuluh darah yang terdapat di dalam lapisan endometrium tersebut. 

Namun, pada saat terjadi kelainan endometrium yang menyebabkan endometriosis, peluruhan dinding rahim tersebut justru mengalir balik menuju rongga perut dan mengalami perlekatan dan tumbuh berkembang di daerah peritoneum.

Gejala penyakit endometriosis berkaitan dengan keluhan nyeri saat haid, nyeri saat masa subur, nyeri saat buang air kecil dan besar, perdarahan abnormal, nyeri panggul kronis, kelelahan, dan infertil.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.