Kompas.com - 14/12/2019, 11:48 WIB
Penyanyi Vidi Aldiano saat ditemui dalam sebuah acara pendidikan di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (2/5/2019). KOMPAS.com/ANDIKA ADITIAPenyanyi Vidi Aldiano saat ditemui dalam sebuah acara pendidikan di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (2/5/2019).

Pasalnya, seperti penyakit kanker lain, awal penyakit kanker ginjal tidak memiliki tanda-tanda yang jelas.

"Pasien dengan kanker ginjal bisa saja di awal datang dengan air kecncing yang keruh atau seperti air cucian daging," ujar Ari.

Namun, seperti ditegaskan Ari, air kencing yang keruh tidak selalu disebabkan oleh kanker ginjal. Oleh karena itu, diperlukan pemeriksaan urin, yang bila patut dicurigai sebagai kanker ginjal, akan ditemukan sel darah merah atau eritrosit di dalamnya.

Baca juga: Mitos atau Fakta: Sakit Pinggang Pertanda Sakit Ginjal?

"Akibat adanya darah pada BAK pasien juga bisa mengalami pucat atau anemis. Pemeriksaan laboratorium bisa menemukan adanya hemoglobin yang turun dibawah nilai normal," kata Ari.

Selain air kencing yang keruh, pasien kanker juga bisa merasakan sakit pada pinggang atau bahkan merasakan ada benjolan pada perut tengah kanan atau kiri.

Bila benar kanker ginjal, maka pemeriksaan fisik dokter akan menduga bahwa telah terjadi pembengkakan pada ginjal, pemeriksaan USG abdomen akan menemukan adanya tumor pada ginjal dan pemeriksaan CT scan abdomen akan lebih mengarahkan adanya kanker ginjal bahkan penyebaran yang sudah terjadi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Di samping kedua gejala itu, pasien kanker ginjal umumnya mengalami penurunan berat badan, lemas dan nafsu makan yang berkurang.

Dugaan adanya tumor ginjal bisa ditemukan oleh dokter umum atau dokter spesialis penyakit dalam.

Namun, apabila hasil pemeriksaan sudah mengarah ke tumor ginjal, maka pasien akan dikirim ke dokter urologi yang akan melakukan tatalaksana tumor ginjal lebih lanjut, termasuk pengangkatan ginjal jika memang sudah diduga adanya kanker ginjal.

"Saat ini sebenarnya sejak tahun 2005-2006, dokter onkologi urologi Indonesia sudah terbiasa untuk melakukan pengangkatan seluruh ginjal atau sebagian ginjal, salah satunya karena tumor ginjal," ujar Ari

"Dengan menggunakan tehnik laparaskopi, tidak perlu lagi operasi dengan luka yang besar," imbuhnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.