Studi Terbaru, Tubuh Kita Bertambah Tua dalam Tiga Tahap

Kompas.com - 09/12/2019, 18:05 WIB
Ilustrasi penuaan as3dIlustrasi penuaan

KOMPAS.com – Selama ini, yang kita ketahui tentang penuaan adalah hal tersebut terjadi seiring bertambahnya usia.

Namun, penelitian baru-baru ini membuktikan bahwa tubuh kita bertambah tua secara signifikan pada tiga tahap. Penelitian ini menemukan titik di mana tubuh kita “berganti gigi” ketika bertambah tua, sehingga membantu kita untuk menghindari penyakit terkait usia seperti Alzheimer atau penyakit jantung.

Penelitian yang sama juga menghasilkan prediksi terhadap masa penuaan seseorang menggunakan level protein (preotome) pada darah mereka.

“Dengan menggali sel penuaan yaitu preotome, kami menemukan perubahan terhadap masa hidup seseorang. Perubahan ini sebagai hasil dari protein yang bergerak dalam pola tertentu, menunjukkan tiga gelombang penuaan,” tutur para ilmuwan seperti dikutip dari Science Alert, Senin (9/11/2019).

Baca juga: Cegah Penuaan, Hindari 8 Faktor Risiko yang Bikin Kulit Tidak Sehat

Para ilmuwan menganalisa data berdasarkan plasma darah dari 4.263 responden berusia 18-95 tahun. Para ilmuwan memetakan level pada 3.000 jenis protein yang beredar dalam plasma darah tiap responden.

Sementara level protein pada beberapa usia cenderung konstan, para peneliti menemukan bahwa terdapat kelipatan jumlah protein pada tiga fase yakni adulthood (34 tahun), late middle age (60 tahun), dan old age (78 tahun).

Ilustrasi Penuaan DiniLuckyBusiness Ilustrasi Penuaan Dini

Hal tersebut juga menunjukkan keterkaitan antara protein dalam darah dengan penuaan.

“Kami sudah tahu sejak lama bahwa mengukur beberapa protein tertentu dalam darah bisa memberikan informasi tentang status kesehatan seseorang, lipoprotein untuk kesehatan kardiovaskular misalnya,” tutur ahli saraf Tony Wyss-Coray dari Stanford Alzheimer’s Disease Research Center (ADRC).

Baca juga: Mengenal Konsep Penuaan yang Berkualitas dan Cara Mencapainya

Para peneliti juga telah membuat sebuah sistem, dengan menggabungkan 373 protein berbeda di dalam darah, maka mereka bisa memprediksi usia seseorang dengan tepat.

Pada masa mendatang, penelitian ini membuka peluang seseorang untuk mengecek penuaan lewat tes darah. Semakin kita tahu bagaimana proses penuaan, semakin kita bisa mengubah kebiasaan terkait hal tersebut.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X