Kompas.com - 28/11/2019, 09:03 WIB

Penelitian diberbagai negara menunjukkan bahwa disfungsi seksual adalah hal yang umum, karena terjadi pada 43 persen perempuan dan 31 persen pria.

"Namun seorang perempuan bisa mengalami satu atau beberapa jenis disfungsi seksual sekaligus dakan waktu bersamaan," kata dia.

Menurut Grace, disfungsi seksual ini perlu diketahui seseorang atau pasangan, karena tidak sedikit persoalan perceraian dan ketidak harmonisan di rumah tangga berawal dari gangguan seksual yang dialami pasangan.

"Mungkin banyak yang tidak mau mengakuinya (memiliki gangguan seksual) karena malu, dan juga menganggap baik-baik saja, padahal bisa jadi suami sendiri di rumah mengeluhkannya saat berhubungan intim," ujar dia.

Baca juga: Belajar dari Video Ikan Asin Galih Ginanjar, Bolehkah Review Pasangan Seksual di Medsos?

Bisa diterapi

Perilaku inilah, kata Grace, yang seharusnya diubah.

Pasalnya, gangguan disfungsi seksual masih bisa diobati dan akan membantu Anda yang mengalaminya merasa lebih percaya diri atau semangat dalam menjalani aktivitas sehari-hari tanpa beban pikiran tentang hubungan intim bersama pasangan yang mengganggu Anda.

"Orang itu menganggap pas sudah didiagnosa begini, mind-nya langsung down dan nganggap 'oh aku sakit'. Padahal ini gangguan ketidakmampuan yang bisa diterapi," ucap dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.