Jejak Mesir Kuno, Mumi Anak Singa hingga Kumbang Raksasa Dipamerkan

Kompas.com - 26/11/2019, 09:22 WIB
Mumi kucing dipamerkan di Saqqara, Mesir. Mumi kucing dipamerkan di Saqqara, Mesir.

KOMPAS.com - Pemerintah Mesir memamerkan koleksi berupa 75 patung kayu dan perunggu, lima mumi anak singa yang dihiasi hieroglif. Mumi hewan lain seperti kucing, burung, ular kobra, hingga buaya juga ikut dipamerkan.

Selain itu juga ditemukan dewa Mesir kuno Anubis dalam bentuk binatang.

Hieroglif adalah sistem tulisan yang digunakan masyarakat Mesir kuno yang terdiri dari kombinasi elemen logograf dan alfabet.

Baca juga: Penemuan yang Mengubah Dunia: Bulu Tangkis, Bermula dari Mesir Kuno

Kumpulan mumi-mumi hewan tersebut ditemukan di sebuah lahan pemakaman Mesir kuno, dan untuk pertama kalinya dipamerkan di nekropolis Saqqara, dekat piramida Giza di Kairo, pada Sabtu (23/11/2019).

Statues of cats are displayed after the announcement of a new discovery carried out by an Egyptian archaeological team in Gizas Saqqara necropolis, south of the capital Cairo, on November 23, 2019. - Egypt today unveiled a cache of 75 wooden and bronze statues and five lion cub mummies decorated with hieroglyphics at the Saqqara necropolis near the Giza pyramids in Cairo.
Mummified cats, cobras, crocodiles and scarabs were also unearthed among the well-preserved mummies and other objects discovered recently. (Photo by Khaled DESOUKI / AFP)KHALED DESOUKI Statues of cats are displayed after the announcement of a new discovery carried out by an Egyptian archaeological team in Gizas Saqqara necropolis, south of the capital Cairo, on November 23, 2019. - Egypt today unveiled a cache of 75 wooden and bronze statues and five lion cub mummies decorated with hieroglyphics at the Saqqara necropolis near the Giza pyramids in Cairo. Mummified cats, cobras, crocodiles and scarabs were also unearthed among the well-preserved mummies and other objects discovered recently. (Photo by Khaled DESOUKI / AFP)

Saqqara adalah lahan kuburan kuno Memphis, ibu kota Mesir kuno, selama lebih dari dua milenia.

Terletak sekitar 30 kilometer sebelah selatan Kairo, Saqqara adalah lahan kuburan aktif selama lebih dari 3.000 tahun dan telah ditetapkan sebagai Situs Warisan Budaya Unesco.

Menteri Purbakala Khaled El-Enany mengatakan, studi arkeologi awal menunjukkan lima mumi dengan tulisan hieroglif itu adalah anak singa.

Temuan mumi anak singa adalah sesuatu yang sangat langka. Hal ini berbeda dengan temuan mumi kucing yang tergolong cukup sering.

"Artefak ini dari Dinamsti ke-26 yang menurut penanggalan adalah abad ketujuh SM," kata Enany dilansir AFP.

Dilansir BBC, Dalam jumpa pers pada hari Sabtu, seorang pejabat Mesir menyebut sebuah patung kumbang scarab raksasa sebagai salah satu penemuan paling penting.

"Temuan paling penting dari ratusan artefak ini adalah patung kumbang scarab," ujar Mustafa Waziri, sekretaris jenderal Dewan Agung Purbakala Mesir.

The statue of a scarab is displayed after the announcement of a new discovery carried out by an Egyptian archaeological team in Gizas Saqqara necropolis, south of the capital Cairo, on November 23, 2019. - Egypt today unveiled a cache of 75 wooden and bronze statues and five lion cub mummies decorated with hieroglyphics at the Saqqara necropolis near the Giza pyramids in Cairo.
Mummified cats, cobras, crocodiles and scarabs were also unearthed among the well-preserved mummies and other objects discovered recently. (Photo by Khaled DESOUKI / AFP)KHALED DESOUKI The statue of a scarab is displayed after the announcement of a new discovery carried out by an Egyptian archaeological team in Gizas Saqqara necropolis, south of the capital Cairo, on November 23, 2019. - Egypt today unveiled a cache of 75 wooden and bronze statues and five lion cub mummies decorated with hieroglyphics at the Saqqara necropolis near the Giza pyramids in Cairo. Mummified cats, cobras, crocodiles and scarabs were also unearthed among the well-preserved mummies and other objects discovered recently. (Photo by Khaled DESOUKI / AFP)

"Ini kumbang scarab terbesar di seluruh dunia," imbuh dia.

Baca juga: Ada Jutaan Mumi Burung Ibis di Makam Kuno Mesir, dari Mana Asalnya?

Dalam beberapa tahun terakhir, Mesir terus melakukan promosi temuan arkeologi sebagai upaya membangkitkan industri pariwisata yang sedang lesu.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber BBC,AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X