Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Jejak Mesir Kuno, Mumi Anak Singa hingga Kumbang Raksasa Dipamerkan

Selain itu juga ditemukan dewa Mesir kuno Anubis dalam bentuk binatang.

Hieroglif adalah sistem tulisan yang digunakan masyarakat Mesir kuno yang terdiri dari kombinasi elemen logograf dan alfabet.

Kumpulan mumi-mumi hewan tersebut ditemukan di sebuah lahan pemakaman Mesir kuno, dan untuk pertama kalinya dipamerkan di nekropolis Saqqara, dekat piramida Giza di Kairo, pada Sabtu (23/11/2019).

Saqqara adalah lahan kuburan kuno Memphis, ibu kota Mesir kuno, selama lebih dari dua milenia.

Terletak sekitar 30 kilometer sebelah selatan Kairo, Saqqara adalah lahan kuburan aktif selama lebih dari 3.000 tahun dan telah ditetapkan sebagai Situs Warisan Budaya Unesco.

Menteri Purbakala Khaled El-Enany mengatakan, studi arkeologi awal menunjukkan lima mumi dengan tulisan hieroglif itu adalah anak singa.

Temuan mumi anak singa adalah sesuatu yang sangat langka. Hal ini berbeda dengan temuan mumi kucing yang tergolong cukup sering.

"Artefak ini dari Dinamsti ke-26 yang menurut penanggalan adalah abad ketujuh SM," kata Enany dilansir AFP.

"Temuan paling penting dari ratusan artefak ini adalah patung kumbang scarab," ujar Mustafa Waziri, sekretaris jenderal Dewan Agung Purbakala Mesir.

"Ini kumbang scarab terbesar di seluruh dunia," imbuh dia.

Dalam beberapa tahun terakhir, Mesir terus melakukan promosi temuan arkeologi sebagai upaya membangkitkan industri pariwisata yang sedang lesu.

https://sains.kompas.com/read/2019/11/26/092200623/jejak-mesir-kuno-mumi-anak-singa-hingga-kumbang-raksasa-dipamerkan

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke