Soal Betrand Peto Minum ASI Sarwendah, Ini Tanggapan Psikolog Keluarga

Kompas.com - 19/11/2019, 17:03 WIB
Sarwendah Tan dan Betrand Peto saat ditemui di kawasan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Senin (18/11/2019). KOMPAS.com/BAHARUDIN AL FARISISarwendah Tan dan Betrand Peto saat ditemui di kawasan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Senin (18/11/2019).

KOMPAS.com - Istri Ruben Onsu, Sarwendah Tan memberikan ASI-nya untuk Betrand Peto (14).

Hal ini dilakukan Sarwendah karena Bertrand tidak pernah merasakan ASI semasa bayi.

"Jadi, pada saat itu aku nyusuin Thalia dan Thania. Aku masih sering ngobrol (dengan Bertand), aku menghadap sini, dia menghadap sana. Jadi, pas aku nyusuin, dia selalu bilang 'Thania happy ya karena ada bundanya yang nyusuin'," kata Sarwendah saat ditemui di kawasan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Senin (18/11/2019).

Hal ini tidak dilakukan satu dua kali, tapi sudah rutin dilakukan.

Terkait dengan anak yang mengonsumsi ASI di usia remaja, apakah hal ini juga dapat dijadikan upaya untuk meningkatkan ikatan batin antara ibu dan anak?

Baca juga: Bayi Minum Kopi karena ASI Tak Keluar, Ahli Gizi Paparkan Faktanya

"Kalau dari artikel tadi, saya bisa memahami sih alasan emosional Sarwendah memberikan ASI untuk Betrand. Namun sebenernya dari sisi psikologi, ikatan batin dengan anak angkat yang sudah besar bisa dilakukan dengan berbagai cara lain tanpa harus memberikan ASI," ungkap psikolog anak dan keluarga dari Lembaga Asesmen dan Intervensi Psikologis Klinis Terpadu Fakultas Psikologi UI, Anna Surti Ariani kepada Kompas.com, Selasa (19/11/2019).

Psikolog yang akrab disapa Nina itu mengatakan, cara lain untuk meningkatkan ikatan batin dengan anak remaja adalah dengan pelukan, belaian, dan mengajak berkomunikasi dengan anak tanpa distraksi handphone atau televisi.

Dia mengatakan, ketika nanti Sarwendah ingin menghentikan memberikan ASI untuk anaknya, hal ini sebaiknya tidak dilakukan dengan tiba-tiba.

"Kalau terlalu mendadak, anak dapat merasa ikatan yang ada seperti 'dirusak'. Jadi perlu ada transisi," imbuh dia.

Keputusan untuk menghentikan memberi ASI pun dapat disampaikan berulangkali.

"Misalnya dengan mengatakan, mulai bulan depan akan menyetop pemberian ASI lewat gelas, tapi akan tetap bisa ngobrol panjang dan main bersama," ujar dia.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X