Hentikan Kebiasaan Periksa Ponsel Saat Bangun Tidur, Ini Alasannya

Kompas.com - 05/11/2019, 10:02 WIB
Ilustrasi bangun tidur mengecek handphone. Ilustrasi bangun tidur mengecek handphone.

KOMPAS.com – Sebagian besar dari kita mencari telepon seluler (ponsel) saat bangun tidur. Entah untuk mematikan alarm, atau mengecek pesan, media sosial, cuaca, dan lain sebagainya.

Namun, perlu kita semua sadari, kebiasaan buruk mengecek ponsel saat bangun tidur sebenarnya dapat berdampak pada otak dan aktivitas kita sepanjang hari.

Layar LED pada perangkat elektronik mengeluarkan apa yang disebut sebagai cahaya biru. Tidak seperti namanya, cahaya biru yang dipancarkan dari layar elektronik kebanyakan justru berwarna putih terang.

Namun bagaimanapun, penelitian telah menunjukkan bahwa cahaya biru memiliki efek buruk pada manusia.

Baca juga: Sering Pakai “Handphone” Bisa Turunkan Kualitas Sperma

Riset tahun 2007 yang terbit di Journal of Neural Transmission mengidentifikasi paparan cahaya biru sebagai peningkatan kinerja kognitif. Kemudian, studi 2011 yang terbit di Journal of Applied Physiology menemukan, cahaya biru menekan hormon melatonin pada otak manusia.

Melatonin berfungsi untuk mengatur siklus malam dan siang atau siklus bangun dan tidur. Keadaan gelap dapat merangsang tumbuh untuk memproduksi lebih banyak melatonin, yang akan mengirim sinyal ke otak agar tubuh siap tidur.

Sedangkan cahaya dapat menurunkan produksi melatonin dan memberikan sinyal pada tubuh untuk bangun.

Beberapa orang yang memiliki masalah sulit tidur memiliki kadar melatonin dalam tubuh yang cukup rendah.

Studi lain yang terbit tahun 2014 di jurnal Sleep menyebutkan, paparan cahaya biru dapat melawan kelelahan sepanjang waktu dan membuat kita terus terjaga.

Menurut studi yang dilakukan IDC Research, sekitar 80 persen orang memeriksa ponsel mereka selama 15 menit sesaat setelah bangun tidur.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X