Gabung Breakthrough Listen, Teleskop Pemburu Planet NASA Ikut Cari Alien

Kompas.com - 28/10/2019, 20:04 WIB
Ilustrasi teleskop ruang angkasa NASA, TESS, siap diluncurkan 16 April 2018.
Ilustrasi teleskop ruang angkasa NASA, TESS, siap diluncurkan 16 April 2018.

KOMPAS.com - Teleskop angkasa pemburu planet luar tata surya milik NASA, Transiting Exoplanet Survey Satellite ( TESS), secara resmi telah bergabung dalam proyek pencarian alien.

Dilaporkan oleh Independent, Jumat (28/10/2019); langkah NASA ini merupakan bagian dari kolaborasi dengan Breakthrough Listen, sebuah proyek pencarian alien yang dibiayai oleh investor teknologi Rusia Yuri Milner dan didukung oleh para ilmuwan, temasuk Stephen Hawking.

Dalam proyek ini, para ahli akan memanfaatkan keahlian TESS dalam melihat lebih dalam ke alam semesta dan mencari tanda-tanda planet lain. TESS melakukan hal ini dengan metode transit, yakni mengamati perubahan cahaya bintang yang terjadi ketika ada planet yang melewatinya.

Selain lewat perubahan cahaya, para astronom juga akan mencari biosignatures dan technosignatures yang bisa menjadi pertanda adanya peradaban alien di planet lain.

Baca juga: Robot Curiosity Potret Gumpalan Putih di Mars, Tanda Alien?

Memang, hingga saat ini para peneliti belum bisa menemukan technosignature atau tanda-tanda teknologi yang bisa secara pasti disebut berasal dari alien. Technosignature juga bisa muncul dalam berbagai bentuk, misalnya kebocoran siaran TV dan radio.

Akan tetapi, Breakthrough Listen optimis bahwa kolaborasi ini akan meningkatkan kemungkinan mereka menemukan technosignatures.

Kolaborasi ini juga akan memperluas jumlah planet yang ditarget oleh para peneliti Breakthrough Listen.

Sebagai contoh, bila TESS menemukan planet yang menarik, para ahli yang tergabung dalam Breakthrough Listen akan menambahkannya ke dalam daftar target untuk dipelajari lebih lanjut menggunakan berbagai instrumen, termasuk teleskop radio Green Bank dan Parkes di Amerika Serikat dan Australia, serta MeerKAT di Afrika Selatan.

Pete Worden, direktur eksekutif di Breakthrough Initiatives mengatakan, kami sangat senang bisa bekerja sama (dengan TESS) untuk mencoba menjawab pertanyaan paling mendalam mengenai posisi kita di Alam Semesta: Apakah kita sendirian?



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Waspada Hujan Lebat hingga Sangat Lebat di Jabodetabek, Ini Daftar Wilayahnya

Waspada Hujan Lebat hingga Sangat Lebat di Jabodetabek, Ini Daftar Wilayahnya

Oh Begitu
Mengapa Hujan Seharian Bisa Menyebabkan Bencana Banjir?

Mengapa Hujan Seharian Bisa Menyebabkan Bencana Banjir?

Fenomena
Tidur Tengkurap Membuat Pasien Covid-19 Terhindar dari Ventilator, Kok Bisa?

Tidur Tengkurap Membuat Pasien Covid-19 Terhindar dari Ventilator, Kok Bisa?

Oh Begitu
Gempa Hari Ini: M 5, 1 Guncang Pandeglang Terasa hingga Malingping

Gempa Hari Ini: M 5, 1 Guncang Pandeglang Terasa hingga Malingping

Fenomena
Terlalu Banyak Makan Makanan Manis Bisa Melemahkan Sistem Kekebalan, Kok Bisa?

Terlalu Banyak Makan Makanan Manis Bisa Melemahkan Sistem Kekebalan, Kok Bisa?

Oh Begitu
Ahli Sebut 140.000 Virus Baru Ditemukan di Usus Manusia

Ahli Sebut 140.000 Virus Baru Ditemukan di Usus Manusia

Oh Begitu
Kamasutra Satwa: Hewan Bonobo Lakukan Hubungan Sesama Jenis

Kamasutra Satwa: Hewan Bonobo Lakukan Hubungan Sesama Jenis

Oh Begitu
3 Misteri Alam Semesta Berpotensi dapat Nobel Prize, Jika Terpecahkan

3 Misteri Alam Semesta Berpotensi dapat Nobel Prize, Jika Terpecahkan

Fenomena
Di Bawah Sinar UV, Bulu Hewan Ini Menyala Seperti Lampu Disko

Di Bawah Sinar UV, Bulu Hewan Ini Menyala Seperti Lampu Disko

Oh Begitu
Viral Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia, Peneliti Sebut karena Kelainan Genetis

Viral Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia, Peneliti Sebut karena Kelainan Genetis

Oh Begitu
Siapa yang Boleh Donor Terapi Plasma Konvalesen? Ini Syarat Lengkapnya

Siapa yang Boleh Donor Terapi Plasma Konvalesen? Ini Syarat Lengkapnya

Kita
Sekali Suntik, Vaksin Johnson & Johnson Efektif Kurangi Risiko Covid-19

Sekali Suntik, Vaksin Johnson & Johnson Efektif Kurangi Risiko Covid-19

Fenomena
Jangan Minum Obat Pereda Nyeri Sebelum Divaksin Covid-19, Begini Penjelasan Ahli

Jangan Minum Obat Pereda Nyeri Sebelum Divaksin Covid-19, Begini Penjelasan Ahli

Oh Begitu
Tingkat Imun Bisa Prediksikan Risiko Infeksi Covid-19 Gejala Berat

Tingkat Imun Bisa Prediksikan Risiko Infeksi Covid-19 Gejala Berat

Oh Begitu
Penemuan Kebetulan Microwave, Alat Masak Canggih di Akhir Perang Dunia

Penemuan Kebetulan Microwave, Alat Masak Canggih di Akhir Perang Dunia

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X