Kompas.com - 18/10/2019, 18:32 WIB
Ilustrasi. Ilustrasi.

Kerusakan ini dapat menyebabkan gejala seperti mati rasa, lemah, masalah keseimbangan, dan kesulitan berjalan.
Penyakit ini datang dalam beberapa bentuk yang berkembang pada tingkat yang berbeda.

Menurut sebuah studi 2012 Trusted Source, sekitar 50 persen orang dengan MS membutuhkan bantuan berjalan sejak penyakit ini muncul.

5. Systemic lupus erythematosus (SLE)

Pada 1800-an, dokter mengidentifikasi lupus sebagai penyakit kulit karena ruam kemerahan yang baisa ditimbulkan.

Namun, penyakit ini sebenarnya memengaruhi banyak organ, termasuk persendian, ginjal, otak, dan jantung.

Nyeri sendi, kelelahan, dan ruam adalah gejala yang paling umum pada SLE.

6. Penyakit radang usus (Inflammatory bowel disease)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Inflammatory bowel disease (IBD) adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan kondisi yang menyebabkan peradangan pada lapisan dinding usus.
Setiap jenis IBD mempengaruhi bagian saluran cerna atau gastrointestinal (GI) yang berbeda.

Penyakit Crohn dapat mengobarkan bagian apapun yang ada di saluran GI, dari mulut ke anus.
Kolitis ulserativa hanya menginfeksi lapisan usus besar (usus besar) dan dubur.

7. Penyakit Addison

Penyakit Addison memengaruhi kelenjar adrenal, yang menghasilkan hormon kortisol dan aldosteron serta hormon androgen.

Terlalu sedikit kortisol dapat memengaruhi cara tubuh menggunakan dan menyimpan karbohidrat dan gula (glukosa).

Kekurangan aldosteron akan menyebabkan hilangnya natrium dan kelebihan kalium dalam aliran darah.

Gejalanya meliputi lesu, lemah, lelah, penurunan berat badan, dan gula darah rendah.

8. Penyakit Graves

Penyakit Graves menyerang kelenjar tiroid di leher, menyebabkannya memproduksi terlalu banyak hormon.

Hormon tiroid mengendalikan penggunaan energi tubuh, yang dikenal sebagai metabolisme.

Saat tubuh memiliki terlalu banyak hormon tiroid, kita akan merasa gugup, jantung berdetak cepat, intoleransi terhadap panas, dan penurunan berat badan.

Salah satu gejala potensial penyakit ini adalah mata menonjol, yang disebut exophthalmos.

9. Sindrom Sjögren

Kondisi ini menyerang kelenjar yang menyediakan pelumasan untuk mata dan mulut.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X