Bagaimana Musik dan Yel-yel Tingkatkan Semangat Pengunjuk Rasa?

Kompas.com - 02/10/2019, 17:38 WIB
Aliansi Masyarakat untuk Keadilan Demokrasi dan sejumlah elemen mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (16/9/2019).  Mereka menolak rencana pengesahan Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) yang dinilai tidak melibatkan partisipasi masyarakat. KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTOAliansi Masyarakat untuk Keadilan Demokrasi dan sejumlah elemen mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (16/9/2019). Mereka menolak rencana pengesahan Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) yang dinilai tidak melibatkan partisipasi masyarakat.

Oleh Christ Billy Aryanto


"HIDUP Mahasiswa! Hidup Rakyat Indonesia”.

“Reformasi dikorupsi!”

Dalam unjuk rasa di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Senayan, pekan lalu, yel-yel di atas berulang kali diteriakkan oleh ribuan mahasiswa. Yel-yel sejenis juga kerap dipakai pemimpin demonstrasi untuk memompa semangat para pengunjuk rasa damai di berbagai kota di Indonesia.

Beberapa lagu juga kerap dinyanyikan bersama-sama saat berdemonstrasi seperti lagu “Berderap dan Melaju” dan “Darah Juang”.

Sebuah riset dari Joshua Michael Silberstein Bamford, peneliti dari Centre for Interdisciplinary Music Research University of Jyväskylä di Finlandia, yang dipublikasikan baru-baru ini, dapat menjelaskan bagaimana musik bisa digunakan secara efektif sebagai penggerak massa untuk mobilisasi atau memimpin para peserta untuk melakukan protes sosial.

Penelitian menunjukkan musik dapat membuat seseorang berempati pada orang yang bernyanyi dan mengeluarkan yel-yel. Dampaknya, orang lain secara sadar atau tidak sadar mengikuti apa yang dia dengarkan.

Sehingga, musik bukan hanya mendorong solidaritas tapi juga media menyampaikan pesan dan memecahkan kebekuan politik.

Bertempo cepat+pengaruhi adrenalin, pesan mudah ditangkap

Setidaknya ada dua alasan mengapa musik bisa jadi medium yang efektif dalam unjuk rasa:

Pertama, karakteristik musik dari yel-yel yang diteriakan dan lagu yang dinyanyikan saat demonstrasi, biasanya memiliki tempo yang cepat dan nada yang semangat.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X