Kompas.com - 30/09/2019, 20:08 WIB
Mesin cuci. ThinkstockMesin cuci.

KOMPAS.com - Apakah Anda termasuk orang yang mencuci pakaian menggunakan mesin cuci? Perlu Anda ketahui, penelitian terbaru menemukan bahwa mesin cuci mengandung bakteri yang resisten terhadap obat.

Bakteri yang resisten terhadap obat tersebut dapat menimbulkan berbagai risiko bagi orang memiliki kondisi tubuh rentan sakit.

Para peneliti menemukan kasus menarik mengenai mesin cuci dikaitkan dengan penyebaran bakteri yang resisten terhadap obat pada bayi baru lahir di rumah sakit di Jerman.

Mengutip Live Science, Sabtu (29/9/2019), ini merupakan kasus pertama yang dilaporkan dari mesin cuci rumah sakit yang menyebarkan patogen berbahaya kepada pasien.

Baca juga: Hati-hati, Mesin Cuci Bisa Jadi Sarana Penularan Flu

Dokter senior di Institut for Hygiene and Public Health, University Hospital Bonn di Jerman, Dr Ricarda Schmithausen mengatakan bahwa kasus ini sangat tidak biasa.

Rumah sakit seharusnya menggunakan mesin cuci industri yang biasanya digunakan dalam pengaturan perawatan kesehatan, bukan menggunakan jenis mesin cuci rumah tangga biasa. Hal ini memberikan kesadaran para peneliti untuk mencari tahu apa pengaruh yang terjadi dengan mesin cuci rumah tangga biasa.

Para peneliti meyakini hal tersebut ialah implikasi dari mesin cuci rumah tangga, karena daya hemat energi yang akan menurunkan suhu air pada mesin cuci lebih rendah. Hal itulah yang memungkinkan patogen atau bakteri resisten tidak terbunuh menyeluruh.

Bakteri ditemukan di kulit bayi

Dalam kasus saat ini seperti dijelaskan dalam jurnal Applied and Enviromental Microbiology, dokter di rumah sakit Jerman memperhatikan bahwa bayi baru lahir di sana terus dilakukan tes guna mengetahui jenis bakterinya.

Hasilnya, diketahui jenis bakteri resisten obat tersebut dikenal sebagai Klebsiella oxytoca (K. oxytoca).

Bakteri ini diketahui menyebabkan infeksi serius di rangkaian perawatan kesehatan, seperti di panti jompo dan unit perawatan intensif.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengenal Lokasi, Karakteristik, dan Jenis Sesar Semangko

Mengenal Lokasi, Karakteristik, dan Jenis Sesar Semangko

Fenomena
Tidak Semua Kasus Dites Whole Genome Sequencing, Seberapa Efektif PCR-SGTF Deteksi Omicron?

Tidak Semua Kasus Dites Whole Genome Sequencing, Seberapa Efektif PCR-SGTF Deteksi Omicron?

Oh Begitu
Putri Nurul Arifin Meninggal Dunia karena Henti Jantung, Apa Saja Penyebab dan Gejalanya?

Putri Nurul Arifin Meninggal Dunia karena Henti Jantung, Apa Saja Penyebab dan Gejalanya?

Kita
Suara Asing Membuat Otak Tetap Aktif Saat Kita Tidur, Studi Jelaskan

Suara Asing Membuat Otak Tetap Aktif Saat Kita Tidur, Studi Jelaskan

Oh Begitu
WHO: Eropa Mungkin Bisa Menuju Akhir Pandemi Covid-19

WHO: Eropa Mungkin Bisa Menuju Akhir Pandemi Covid-19

Oh Begitu
Kakek Tewas Dikeroyok karena Diteriaki Maling, Mengapa Orang Main Hakim Sendiri?

Kakek Tewas Dikeroyok karena Diteriaki Maling, Mengapa Orang Main Hakim Sendiri?

Oh Begitu
Kakek Tewas Dikeroyok, Sosiolog : Main Hakim Sendiri jadi Momen Penyaluran Kekesalan Individu

Kakek Tewas Dikeroyok, Sosiolog : Main Hakim Sendiri jadi Momen Penyaluran Kekesalan Individu

Kita
Kerangkeng di Rumah Bupati Langkat Disebut untuk Rehabilitasi Pecandu Narkoba, Sudah Tepatkah Metode Ini?

Kerangkeng di Rumah Bupati Langkat Disebut untuk Rehabilitasi Pecandu Narkoba, Sudah Tepatkah Metode Ini?

Fenomena
Super Immunity Covid-19, Kombinasi Antibodi Pasca-Infeksi dan Vaksinasi

Super Immunity Covid-19, Kombinasi Antibodi Pasca-Infeksi dan Vaksinasi

Oh Begitu
95 Juta Tahun Lalu, Kepiting Kuno Punya Mata Besar dengan Penglihatan Sangat Tajam

95 Juta Tahun Lalu, Kepiting Kuno Punya Mata Besar dengan Penglihatan Sangat Tajam

Oh Begitu
Pasien Omicron di Jabodetabek Bisa Dapat Pelayanan dan Obat Covid-19 Gratis, Ini Syaratnya

Pasien Omicron di Jabodetabek Bisa Dapat Pelayanan dan Obat Covid-19 Gratis, Ini Syaratnya

Oh Begitu
Skenario Terburuk Gempa Banten yang Mengancam Wilayah Jakarta

Skenario Terburuk Gempa Banten yang Mengancam Wilayah Jakarta

Oh Begitu
Prediksi Ahli soal Covid-19 di Tahun 2022 Setelah Gelombang Infeksi Omicron

Prediksi Ahli soal Covid-19 di Tahun 2022 Setelah Gelombang Infeksi Omicron

Oh Begitu
Gejala Mirip Flu, Kapan Seseorang Harus Melakukan Pemeriksaan Covid-19?

Gejala Mirip Flu, Kapan Seseorang Harus Melakukan Pemeriksaan Covid-19?

Oh Begitu
Vaksin Booster Pfizer Bertahan Lawan Omicron Selama 4 Bulan, Studi Jelaskan

Vaksin Booster Pfizer Bertahan Lawan Omicron Selama 4 Bulan, Studi Jelaskan

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.