Serba-Serbi Hewan: Sama Seperti Mamalia, Ikan juga Merasakan Sakit

Kompas.com - 28/09/2019, 11:03 WIB
Ilustrasi Keiki/ShutterstockIlustrasi

KOMPAS.com - Ada anggapan, ikan tidak mampu merasakan rasa sakit.

Namun ternyata pandangan tersebut salah. Sebuah penelitian menemukan ikan juga mengalami rasa sakit sebanding dengan mamalia.

Peneliti dari University of Liverpool, Lynne Sneddon meneliti rasa sakit pada ikan. Ia mengamati 98 kasus untuk mengetahui lebih lanjut mengenai rasa sakit tersebut.

Baca juga: Spesies Baru Ikan Lele Ditemukan di Sungai Mahakam

Hewan tidak dapat berkomunikasi dengan manusia sehingga para peneliti harus mengandalkan tanda-tanda seperti perubahan perilaku mereka untuk mempelajari rasa sakit.

Sneddon melihat adanya perubahan perilaku dan fisiologis ketika ikan terkena rangsangan yang berpotensi menyakitkan.

Ikan-ikan ini kemudian merespon dengan tidak makan, menggerak-gerakkan insang, dan tidak aktif seperti biasanya.

Studi tersebut akhirnya menunjukkan jika ikan memiliki reseptor yang serupa pada mamalia yang membuktikan bahwa ikan memiliki sistem nyeri.

"Bukti ilmiah meyakinkan, tidak hanya dari laboratorium tetapi dari peneliti lain yang mengkonfirmasi bahwa ikan mengalami rasa sakit. Temuan ini pun mematahkan mitos yang selama jadi anggapan orang-orang," kata Sneddon.

Rasa sakit merupakan alat penting untuk bertahan hidup karena membantu hewan menghindari cedera. Dengan mengingat sumber rasa sakit, seekor binatang dapat menghindari bahaya yang sama di masa depan.

Baca juga: Lahir Sebelum Perang Dunia I, Inilah Ikan Air Tawar Tertua di Dunia

"Ada banyak cara yang menyebabkan kerusakan jaringan pada ikan yang dapat menimbulkan rasa sakit, seperti memancing atau penangkapan ikan dalam skala besar lainnya. Jika ikan tidak memiliki sistem nyeri maka mereka hanya akan mencederai diri mereka sendiri," tambah Sneddon.

Dengan mengetahui hal tersebut, maka dapat memberikan implikasi penting mengenai bagaimana kita memperlakukan ikan-ikan ini. Misalnya saja ketika melakukan penangkapan atau menyembelih ikan, kita bisa meminimalisir rasa sakit itu seminim mungkin.

Studi ini dipublikasikan di jurnal Philosophical Transactions of the Royal Society B.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X