Kenapa Ada Perempuan Hamil Tak Sadar sedang Mengandung?

Kompas.com - 16/09/2019, 11:58 WIB
Ilustrasi hamil HoneyrikoIlustrasi hamil

KOMPAS.com - Anda mungkin pernah membaca berita "unik" tentang wanita yang berbulan-bulan tidak pernah tahu kalau dirinya sudah hamil, dan ketahuan saat memeriksakan diri ke dokter untuk mengobati masalah lain.

Salah satu contohnya adalah wanita berusia 23 tahun di Amerika Serikat yang baru sadar dirinya sudah 36 minggu hamil setelah berobat ke dokter untuk memeriksakan punggungnya yang sakit selama 3 hari tanpa henti.

Fakta yang lebih mengejutkan lagi, dokter mengatakan vagina perempuan itu sudah terbuka 8 sentimeter, pertanda sudah siap untuk melahirkan.

Untungnya wanita tersebut dapat melahirkan bayi yang sehat dan normal, meski sebelumnya tidak pernah tahu kalau positif hamil.

Baca juga: Riau Dikepung Kabut Asap, 4 Alasan Ibu Hamil Dilarang Keluar Rumah

Kenapa wanita bisa tidak tahu kalau dirinya sedang hamil?

Kehamilan ditandai dengan sejumlah gejala khas yang mudah dikenali, seperti telat haid serta mual dan muntah di pagi hari.

Namun, beberapa wanita mungkin tidak pernah tahu dirinya sudah hamil sampai berbulan-bulan lamanya. Fenomena ini disebut dengan kehamilan kriptik (cryptic pregnancy).

Penyebab paling utamanya adalah kadar hormon kehamilan hCG (human chorionic gonadotropin) yang rendah dalam darah.

Hormon hCG adalah hormon yang diproduksi oleh plasenta untuk mempertahankan kehamilan dan mendukung perkembangan janin. Wanita yang menghasilkan hormon HCG dalam jumlah sedikit mungkin akan mendapat hasil yang negatif saat dicek lewat tes pack.

Seorang wanita juga bisa saja terlambat mengetahui dirinya hamil karena alasan lain, seperti mendapatkan hasil tes kehamilan yang tidak akurat.

Ketika sekali cek dan melihat hasilnya negatif, hal ini otomatis membuat wanita tersebut berpikiran bahwa dirinya memang tidak hamil. Padahal mungkin hasil tersebut negatif palsu, karena memang belum waktunya bagi tubuh untuk memproduksi hCG.

Hormon hCG biasanya mulai hadir dalam darah kira-kira 6 hari setelah implantasi (sekitar minggu ke-3 kehamilan), dan memuncak dalam 14 minggu setelah hari pertama haid terakhir (HPHT).

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X