Limbah Elektronik di Indonesia, dari Bahaya sampai Solusinya

Kompas.com - 14/09/2019, 20:02 WIB
Ilustrasi gunungan sampah elektronik. THINKSTOCKS/DZEJDIIlustrasi gunungan sampah elektronik.

KOMPAS.com - Setiap rumah pasti memiliki barang elektronik. Ada yang bisa dibawa ke mana-mana seperti ponsel dan gadget lain, tetapi ada juga barang elektronik yang mengisi dan tersimpan di rumah, seperti televisi, kulkas, mesin cuci dan lainnya.

Ketika barang-barang ini mengalami kerusakan dan tidak bisa diperbaiki, apa yang biasanya Anda lakukan?

Jika Anda membuangnya, perhatikan cara yang tepat untuk membuangnya. Sebab, barang elektronik rusak yang menjadi sampah atau limbah elektronik ( E-Waste) ternyata berbahaya bagi masyarakat.

Beberapa komponen peralatan listrik dan elektronik bekas maupun limbahnya membutuhkan pengelolaan yang memenuhi syarat, karena mengandung bahan berbahaya dan beracun (B3).

Setiap E-Waste selalu mengandung bahan beracun seperti komponen logam berat, yaitu merkuri, timbal, kromium, kadmium, arsenik, dan lainnya.

Baca juga: Mengkhawatirkan, Limbah Elektronik Dunia Capai 9 Piramida Giza

Selain itu, juga terdapat PVC dan senyawa berbahaya polybrominated diphennylethers (PBDE) yang biasanya digunakan untuk mengurangi tingkat panas pada bagian produk elektronik, seperti komponen konektor, kabel, dan plastik penutup TV atau komputer.

Ketua Yayasan Peduli Sampah Elektronik Indonesia, Farah Diba, bersama Rafa Jafar membuat titik pengumpulan sampah elektronik dengan dropzone E-Waste RJ di 13 kota Indonesia, termasuk Jakarta, Depok, Bogor, Surabaya, Bekasi, Yogyakarta, Salatiga, Tuban, Palembang dan Makassar.

"Ide dropzone ini ide anak saya dari tugas sekolah dasarnya dulu, lalu diaplikasikan ke buku. Kemudian dibentuklah komunitas dan sekarang jadi yayasan. Tujuannya yang utama jelasnya sih untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pengelolaan sampah elektronik," kata Farah di Jakarta, Jumat (13/9/2019).

"Sering dianggap sepele sih sampah elektronik ini, tapi bahayanya itu loh ke kita banget," ujarnya lagi.

Beragam bahaya komponen E-Waste

Buku karya Rafa Jafar, penggiat lingkungan muda yang juga inisiator dropzone E-Waste RJ, yang berjudul E-Waste pada tahun 2015 memaparkan bahaya dari komponen-komponen E-Waste.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rahasia Alam Semesta: Seberapa Besar Alam Semesta ini?

Rahasia Alam Semesta: Seberapa Besar Alam Semesta ini?

Oh Begitu
Sering Tidak Terdiagnosis, Kenali Penyakit Autoimun Sjogren's Syndrome

Sering Tidak Terdiagnosis, Kenali Penyakit Autoimun Sjogren's Syndrome

Oh Begitu
Seri Baru Jadi Ortu: Bayi Pilek, Bagaimana Cara Sedot Ingusnya?

Seri Baru Jadi Ortu: Bayi Pilek, Bagaimana Cara Sedot Ingusnya?

Oh Begitu
Diabetes Penyakit Turunan, Mungkinkah Bisa Dicegah?

Diabetes Penyakit Turunan, Mungkinkah Bisa Dicegah?

Oh Begitu
Penyakit Baru di China Menghantui di Tengah Pandemi Covid-19, Apa Itu Virus Tick Borne?

Penyakit Baru di China Menghantui di Tengah Pandemi Covid-19, Apa Itu Virus Tick Borne?

Fenomena
Studi Temukan, OTG Corona Sama Menularnya dengan yang Bergejala

Studi Temukan, OTG Corona Sama Menularnya dengan yang Bergejala

Oh Begitu
Obesitas di Amerika Serikat bisa Turunkan Efektivitas Vaksin Covid-19

Obesitas di Amerika Serikat bisa Turunkan Efektivitas Vaksin Covid-19

Fenomena
Unika Atma Jaya Jakarta Resmikan Laboratorium Covid-19 Aman Lingkungan

Unika Atma Jaya Jakarta Resmikan Laboratorium Covid-19 Aman Lingkungan

Oh Begitu
AI Bisa Jadi Alat Transformasi Sampah Menjadi Produks Bernilai Seni, Kok Bisa?

AI Bisa Jadi Alat Transformasi Sampah Menjadi Produks Bernilai Seni, Kok Bisa?

Oh Begitu
Waspada, Penderita Diabetes Pengidap Covid-19 Lebih Banyak Meninggal

Waspada, Penderita Diabetes Pengidap Covid-19 Lebih Banyak Meninggal

Oh Begitu
Penciptaan AI Juga Butuh Etika, Apa Maksudnya? Ini Penjelasan Ahli

Penciptaan AI Juga Butuh Etika, Apa Maksudnya? Ini Penjelasan Ahli

Oh Begitu
Mengapa Ahli Ingatkan Waspada Infeksi Covid-19 jika Punya Diabetes?

Mengapa Ahli Ingatkan Waspada Infeksi Covid-19 jika Punya Diabetes?

Oh Begitu
Misteri Tubuh Manusia: Kenapa Air Bikin Jari Tangan dan Kaki Keriput?

Misteri Tubuh Manusia: Kenapa Air Bikin Jari Tangan dan Kaki Keriput?

Kita
Studi: Flu Biasa Melatih Sistem Kekebalan Tubuh Mengenali Covid-19

Studi: Flu Biasa Melatih Sistem Kekebalan Tubuh Mengenali Covid-19

Oh Begitu
Ilmuwan Sebut Kotoran Burung Laut Bisa Bernilai Jutaan Dollar, Kok Bisa?

Ilmuwan Sebut Kotoran Burung Laut Bisa Bernilai Jutaan Dollar, Kok Bisa?

Fenomena
komentar di artikel lainnya
Close Ads X