11 Pesan Habibie Semasa Hidup, tentang Indonesia, Cinta, dan Cita-cita

Kompas.com - 12/09/2019, 12:08 WIB
FOTO DOKUMENTASI. Presiden ketiga RI BJ Habibie melambaikan tangan saat akan menghadiri Sidang Tahunan MPR Tahun 2015 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2015). Sidang Tahunan MPR diselenggarakan dengan agenda penyampaian pidato Presiden Joko Widodo mengenai laporan kinerja lembaga-lembaga negara. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/kye/ama. ANTARA FOTO/Sigid KurniawanFOTO DOKUMENTASI. Presiden ketiga RI BJ Habibie melambaikan tangan saat akan menghadiri Sidang Tahunan MPR Tahun 2015 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2015). Sidang Tahunan MPR diselenggarakan dengan agenda penyampaian pidato Presiden Joko Widodo mengenai laporan kinerja lembaga-lembaga negara. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/kye/ama.

KOMPAS.com - Indonesia berduka kehilangan sosok bapak teknologi bangsa, Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie. Sosok yang menginspirasi dengan inovasi pesawat, kecerdasan, kepemimpinan, dan juga kasih cintanya yang tulus terhadap bangsa dan terutama istri tercintanya, Hasri Ainun Besari.

Habibie meninggal di usia 83 tahun pada Rabu (11/9/2019) pukul 18.05 WIB di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto karena sejumlah organ dalam tubuhnya mengalami degenerasi, salah satunya jantung.

Banyak sekali hal yang bisa dicontoh dan menjadi inspirasi kita semua dari Habibie.

Meski banyak sanjungan dan pujian, Habibie selalu rendah hati dan tampil sederhana. Dia merupakan putra ibu pertiwi dengan segudang kejeniusan yang selalu membicarakan Indonesia dengan mata berbinar.

Kompas.com telah merangkum sejumlah topik yang diungkapkan Eyang - sapaan hangat Habibie - semasa hidup untuk masyarakat Indonesia.

Baca juga: Habibie Wafat, tapi Mr Crack dan Teorinya akan Terus Hidup di Dunia

1. Soal dirinya yang disebut jenius

"Saya rasa biasa saja seperti yang lain. Saya rasa, saya bedanya mau tahu banyak dan berusaha tahu. Bahwa digolongkan jenius, saya bilang 'Itu tidak penting.' Yang penting adalah bahwa kita sebagai manusia, benar-benar mau konsentrasi, mau mencari penyelesaian dari sesuatu yang kita hadapi,"- Mata Najwa Spesial: Cinta Habibie, 27 Juni 2016 di MetroTVNews.

"Saya yakin anda lebih baik dari Pak Habibie," kata Habibie Senin malam (6/1/2017).

2. Soal ilmu pengetahuan (iptek) tanpa iman dan taqwa (imtaq)

"Orang yang hebat imtaqnya tapi tidak tahu iptek, dia tidak akan mampu menolong dirinya sendiri. Sebaliknya, orang yang ipteknya saja tetapi tanpa imtaq, bahaya, dia akan halalkan semua cara. Makanya saya selalu mengatakan dalam pendidikan dan kebudayaan harus serentak pelaksanaannya,"- kuliah umum Program Pendidikan Singkat Angkatan (PPSA) XXI Lemhannas RI dengan tema 'Peran Pengembangan dan Penerapan Teknologi Berlandaskan Pancasila Demi Peningkatan Ketahanan Nasional di kediamannya, Rabu (27/9/2017).

3. Selalu tidur empat jam, selebihnya menyerap lingkungan dengan pertanyaan

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X