Kompas.com - 11/09/2019, 18:33 WIB

KOMPAS.com - Serigala kerap dikaitkan dengan bulan purnama. Binatang mamalia karnivora ini pun diyakini akan melolong sambil menengadahkan kepala ke langit setiap kali bulan purnama muncul.

Hubungan antara serigala dan bulan bahkan ada di dalam mitologi Yunani, Romawi, dan Nordik (masyarakat Eropa Utara). Bahkan penduduk asli Amerika memandang serigala sebagai penjaga bulan.

Selama berabad-abad, legenda ini memudar menjadi pengetahuan tradisional.

Sejumlah ilmuwan modern pun banyak yang menaruh perhatian dalam hal ini. Mereka mencari kebenaran terkait lolongan serigala dan bulan purnama.

Baca juga: Serba Serbi Hewan: Alasan Jerapah Bisa Langsung Lari Setelah Lahir

Dari sekian banyak studi yang dilakukan, para ahli sepakat bahwa serigala tidak melolong dalam pola apapun yang berhubungan dengan bulan.

Dengan kata lain, serigala tetap melolong meski itu sedang bulan purnama, bulan baru, atau sama sekali tidak ada bulan di langit.

Memahami lolongan serigala

Serigala melolong di malam hari mungkin adalah suara paling dramatis dan bisa dibilang mengerikan.

Namun sebenarnya, lolongan serigala mirip seperti seruan hewan lain. Entah itu primata, burung hantu, nyanyian paus, atau suara kodok.

Suara yang dikeluarkan serigala merupakan bahasa untuk berkomunikasi dengan spesiesnya. Bisa untuk memperingatkan ke serigala lain bila ada bahaya, sinyal ada makanan, mencari pasangan, atau meminta bantuan.

Dilansir Science ABC, riset tentang suara lolongan serigala jumlahnya lebih banyak dibanding spesies hewan lain. Dan berikut adalah beberapa alasan yang ditemukan ahli tentang lolongan serigala.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kemenag Gelar Pemantauan Hilal Idul Adha di 86 Lokasi, Ini Daftarnya

Kemenag Gelar Pemantauan Hilal Idul Adha di 86 Lokasi, Ini Daftarnya

Fenomena
Kanker Payudara Menyebar Lebih Cepat Saat Malam Hari, Studi Jelaskan

Kanker Payudara Menyebar Lebih Cepat Saat Malam Hari, Studi Jelaskan

Oh Begitu
Vaksin Merah Putih Mulai Uji Klinis Fase 3, BPOM Libatkan 4.005 Sukarelawan

Vaksin Merah Putih Mulai Uji Klinis Fase 3, BPOM Libatkan 4.005 Sukarelawan

Oh Begitu
2 Bibit Siklon Tropis Tumbuh di Utara Indonesia, Waspada Dampaknya

2 Bibit Siklon Tropis Tumbuh di Utara Indonesia, Waspada Dampaknya

Fenomena
Sekitar 1,7 Juta Anak Indonesia Belum Imunisasi Dasar Lengkap, Apa Dampaknya?

Sekitar 1,7 Juta Anak Indonesia Belum Imunisasi Dasar Lengkap, Apa Dampaknya?

Oh Begitu
[POPULER SAINS] Fenomena Langka Bulan Baru Stroberi Mikro | Rompi Penurun Suhu | Manik Bipolar Marshanda

[POPULER SAINS] Fenomena Langka Bulan Baru Stroberi Mikro | Rompi Penurun Suhu | Manik Bipolar Marshanda

Oh Begitu
Misteri Pemicu Zaman Es Akhirnya Terpecahkan, Apa Penyebabnya?

Misteri Pemicu Zaman Es Akhirnya Terpecahkan, Apa Penyebabnya?

Fenomena
Mengapa Manusia Tak Bisa Minum Air Asin?

Mengapa Manusia Tak Bisa Minum Air Asin?

Oh Begitu
Hilal Idul Adha 2022 Kecil Kemungkinan Bisa Teramati, Ini Penjelasan BMKG

Hilal Idul Adha 2022 Kecil Kemungkinan Bisa Teramati, Ini Penjelasan BMKG

Fenomena
Gas Klorin Meledak di Pelabuhan Aqaba, Apa Itu?

Gas Klorin Meledak di Pelabuhan Aqaba, Apa Itu?

Fenomena
Waspada Gejala Cacar Monyet, Apa Saja yang Harus Diperhatikan dari Hari ke Hari?

Waspada Gejala Cacar Monyet, Apa Saja yang Harus Diperhatikan dari Hari ke Hari?

Oh Begitu
Viral Video Ikan Duyung di Pantai Ambon, Hewan Apa Itu?

Viral Video Ikan Duyung di Pantai Ambon, Hewan Apa Itu?

Oh Begitu
Virus Polio Ditemukan pada Limbah Kotoran Manusia, Kok Bisa?

Virus Polio Ditemukan pada Limbah Kotoran Manusia, Kok Bisa?

Fenomena
Cacar Monyet: Informasi Lengkap yang Harus Anda Ketahui

Cacar Monyet: Informasi Lengkap yang Harus Anda Ketahui

Oh Begitu
Cegah Heat Stroke Selama Musim Haji 2022, Rompi Penurun Suhu Disiapkan untuk Jemaah

Cegah Heat Stroke Selama Musim Haji 2022, Rompi Penurun Suhu Disiapkan untuk Jemaah

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.