Kompas.com - 08/09/2019, 17:33 WIB
Ilustrasi vape atau rokok elektrik 6okeanIlustrasi vape atau rokok elektrik

KOMPAS.com - Beberapa tahun terakhir, vape menjadi alternatif bagi para perokok. Untuk beberapa alasan, vape dianggap lebih menyehatkan. Namun bukti terbaru mengungkap, vape juga membawa dampak buruk untuk kesehatan paru-paru.

Di AS, jumlah pasien yang terserang penyakit paru-paru melambung. Setelah diselidiki, hal ini ada kaitannya dengan penggunaan vape.

Dilansir Live Science, Jumat (6/9/2019), Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) mengumumkan adanya 450 kasus penyakit paru-paru parah di 33 negara bagian yang diduga karena vape.

Hal itu lebih dari dua kali lipat jumlah kasus yang diselidiki minggu lalu.

Baca juga: Aman atau Tidak? Perdebatan dalam Dunia Kedokteran tentang Vape

Di antara kasus-kasus ini, tiga kematian dikonfirmasi berhubungan dengan vape. Tiga kasus kematian tersebut ditemukan di Illinois, Oregon dan Indiana, sementara kematian keempat masih dalam sedang penyelidikan.

Sebagian besar pasien adalah remaja dan orang dewasa yang terhitung masih muda. Semua pasien dilaporkan menggunakan rokok elektronik, dan banyak pula yang menggunakan vape marijuana sebelum mereka sakit.

Manajer penyelidikan CDC terhadap penyakit paru-paru, Dr Dana Meaney-Delman mengungkap, sejauh ini penyebab penyakit yang dialami belum diketahui, tidak ada alat vaping tunggal, produk atau zat yang telah dikaitkan dengan semua kasus.

Sebelumnya dipercaya oleh pejabat setempat, faktor pemicu penyakit paru-paru karena paparan bahan kimia tertentu.

Namun, laporan terbaru Food and Drug Administration (FDA) menyebutkan, penyebab penyakit paru-paru adalah zat yang dikenal dengan nama vitamin E asetat, minyak yang berasal dari vitamin E dan ditemukan di 10 dari 18 sampel produk ganja yang dimiliki pasien.

"FDA tengah menganalisis lebih dari 120 sampel kandungan kimia dari seluruh bagian AS," kata pejabat komisioner FDA, Dr. Ned Sharpless.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jangan Abaikan Jamur di Makanan, Berisiko Sebabkan Penyakit Termasuk Kanker

Jangan Abaikan Jamur di Makanan, Berisiko Sebabkan Penyakit Termasuk Kanker

Oh Begitu
Konten TikTok Pembukaan Persalinan Dinilai Pelecehan, IDI Diminta Beri Sanksi Tegas

Konten TikTok Pembukaan Persalinan Dinilai Pelecehan, IDI Diminta Beri Sanksi Tegas

Oh Begitu
Perangi Pemanasan Global, Ilmuwan Ciptakan Cat Paling Putih di Dunia

Perangi Pemanasan Global, Ilmuwan Ciptakan Cat Paling Putih di Dunia

Oh Begitu
BMKG: Siklon Tropis Surigae Tak Memengaruhi Cuaca Jabodetabek

BMKG: Siklon Tropis Surigae Tak Memengaruhi Cuaca Jabodetabek

Fenomena
5 Menu Sahur yang Menjaga Tubuh Tetap Berenergi Selama Puasa

5 Menu Sahur yang Menjaga Tubuh Tetap Berenergi Selama Puasa

Oh Begitu
Tanpa Disadari, Partikel Plastik Ada di Udara yang Kita Hirup

Tanpa Disadari, Partikel Plastik Ada di Udara yang Kita Hirup

Oh Begitu
Okultasi Mars di Malam Ramadhan, Catat Waktunya di Wilayah Indonesia

Okultasi Mars di Malam Ramadhan, Catat Waktunya di Wilayah Indonesia

Fenomena
Daftar Wilayah Indonesia yang Bisa Saksikan Okultasi Mars oleh Bulan Hari Ini

Daftar Wilayah Indonesia yang Bisa Saksikan Okultasi Mars oleh Bulan Hari Ini

Fenomena
Sembelit Selama Puasa, Kenali Tipe, Gejala Sembelit hingga Penyebabnya

Sembelit Selama Puasa, Kenali Tipe, Gejala Sembelit hingga Penyebabnya

Kita
Daftar Wilayah Waspada Banjir di Indonesia, dari Kalimantan hingga Papua

Daftar Wilayah Waspada Banjir di Indonesia, dari Kalimantan hingga Papua

Fenomena
11 Fenomena Hiasi Langit Indonesia Selama Bulan Ramadhan, Catat Jadwalnya

11 Fenomena Hiasi Langit Indonesia Selama Bulan Ramadhan, Catat Jadwalnya

Fenomena
Kekerasan Perawat di Palembang, Ini Sikap Persatuan Perawat Nasional Indonesia

Kekerasan Perawat di Palembang, Ini Sikap Persatuan Perawat Nasional Indonesia

Oh Begitu
Puasa Pasien Pasca-Covid, Ahli Ingatkan Pentingnya Konsumsi Air hingga Kekebalan

Puasa Pasien Pasca-Covid, Ahli Ingatkan Pentingnya Konsumsi Air hingga Kekebalan

Oh Begitu
Vaksin Johnson & Johnson akan Ditinjau CDC, Setelah Laporan Pembekuan Darah

Vaksin Johnson & Johnson akan Ditinjau CDC, Setelah Laporan Pembekuan Darah

Oh Begitu
Monkeydactyl, Dinosaurus Terbang dari China yang Bisa Panjat Pohon

Monkeydactyl, Dinosaurus Terbang dari China yang Bisa Panjat Pohon

Fenomena
komentar di artikel lainnya
Close Ads X