Kompas.com - 31/08/2019, 17:08 WIB
Ilustrasi kanker payudara ShutterstockIlustrasi kanker payudara

“Itu biayanya kalau operasi bisa meningkat 5-6 kali lipat, padahal kalau langsung biopsi bisa ringan dana yang dikeluarkan, lebih efektif juga dan efisien tentunya," katanya.

Menjawab tantangan tersebut, Farida menyatakan beberapa langkah yang seharusnya dapat dilakukan pemerintah agar kanker payudara dapat diobati ataupun dilakukan pencegahan semaksimal mungkin.

Pertama, edukasi dilakukan secara masif kepada masyarakat. Kedua, program deteksi dini juga harus dijalankan dengan dukungan penuh dari pemerintah dalam bentuk JKN. Ketiga, peningkatan pendidikan dokter untuk kompetensi yang sesuai standar terapi terkini. Keempat, dukungan pemerintah dalam mengupayakan obat-obat biosimilar dan prosedur terapi yang sesuai standar.

Baca juga: 3 Temuan Terbaru Pengobatan Kanker Payudara yang Bangkitkan Harapan

Farida menegaskan, pendidikan dokter berfokus pada organ karena mustahil seorang dokter mampu mendalami semua penyakit. Akibat dari generalisasi, pengetahuan dan skill akan dangkal serta cenderung tidak meng-update diri secara berkesinambungan.

Selain itu, dokter juga diharuskan untuk mencapai kompetensi tertentu untuk dapat menangani kanker payudara dengan baik dan benar. Kompetensi sebaiknya dinilai secara perorangan, bukan kolektif perhimpunan.

Dari sisi sistem rujukan rumah sakit, seharusnya berdasarkan kompetensi dokter, bukan pembayaran terendah oleh JKN. Birokrat-birokrat dalam bidang kesehatan juga harus berpikir kreatif, berani mendobrak kebiasaan atau aturan yang memang seharusnya terus direvisi mengikuti perkembangan situasi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Serta mau mengawasi secara serius dan tekun semua perjalanan menuju perubahan yang memiliki tujuan baik,” kata Farida.

Harapannya, semua stakeholder kanker secara berkesinambungan meningkatkan kerjasama untuk menjadikan kanker sebagai program prioritas.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X