25 Persen Kanker Payudara di Indonesia adalah HER2 Positif Ganas

Kompas.com - 30/08/2019, 12:32 WIB
Ilustrasi kanker payudara ShutterstockIlustrasi kanker payudara

KOMPAS.com - Sekitar 20-25 persen kanker payudara di Indonesia merupakan jenis HER2 positif yang bersifat ganas. Meski begitu, ada pilihan pengobatan yang bisa meningkatkan harapan hidup lebih baik jika ditangani dengan benar.

Menurut data Globocan 2018, kanker payudara termasuk dalam lima jenis kanker dengan insiden dan kematian tertinggi di dunia.

Ada lebih dari dua juta kasus kanker payudara baru di dunia, dan mayoritas dialami perempuan. Di Indonesia, ada sekitar 22.000 kematian akibat kanker payudara atau 17 kematian per 100.000 pasien.

Angka ini lebih tinggi dibandingkan dengan negara tetangga seperti Thailand (10,9 kematian per 100.00) dan Vietnam (10,5 kematian per 100.00).

Baca juga: Omega-3 Berpotensi Kurangi Risiko Kanker Payudara pada Wanita Obesitas

Sekitar 70 persen pasien kanker payudara datang ke fasilitas pelayanan kesehatan dalam status stadium lanjut dan sering memerlukan obat mahal.

Dari hal ini, Cancer Information and Support Center (CISC) membentuk komunitas kanker payudara HER2 positif bernama CICS for HER2 untuk membantu pasien mendapat pengobatan kanker yang optimal.

"Kanker payudara kelompok HER2 positif tidak banyak yang tahu padahal bisa dibilang ganas. Berbagai data telah menunjukkan tingkat kematian pasien kanker payudara HER2 ini tinggi," ujar Aryanthi Baramuli Putri SH MH, selaku ketua CISC di Jakarta, Kamis (29/8/2019)..

Aryanthi melihat, perlu adanya pemberian informasi dari berbagai pihak mengenai kanker payudara kelompok HER2 positif. Baik itu dari aspek ekonomi, kemanusiaan, dan keamanan tindakan yang dipilih.

Tindakan tersebut seperti penetapan diagnosis dan stadium, operasi yang khusus oleh ahli bedah yang terlatih dan kompeten, juga perihal radiasi, serta pemakaian berbagai macam obat kanker dan kombinasinya oleh para ahli onkologi.

Salah satu upaya pemerintah Indonesia untuk memenuhi hak kesehatan warga negara dalam menyediakan pengobatan adalah meluncurkan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sejak 2014 yang sangat diapresiasi.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X