Kompas.com - 30/08/2019, 12:32 WIB
Ilustrasi kanker payudara ShutterstockIlustrasi kanker payudara

Namun dalam perjalanannya, menurut Aryanthi program JKN yang berwujud BPJS kesehatan, menghadapi banyak tantangan. Salah satunya pembiayaan yang berujung pada defisit.

Salah satu dampaknya, hak kesehatan sebagian pasien belum terpenuhi dengan optimal sesuai standar medis.

"Makanya kami dari CISC ini berharap segala aspek baik penentu kebijakan tentang kesehatan, pelaku pengobatan (medis), serta masyarakat bisa saling bersinergi untuk paham dan memahami dampak polemik dari HER2 positif pada kanker payudara ini," kata Aryanthi.

Baca juga: Makanlah Ayam, Bukan Sapi untuk Kurangi Risiko Kanker Payudara

CISC berharap komunitas ini dapat menjadi wadah untuk berbagi informasi, inspirasi dan dukungan bagi pasien kanker payudara HER2 positif.

Berikutnya juga diperuntukkan pada penyintas maupun keluarganya dan pada saat yang bersamaan menjadi sumber informasi yang akurat dan terpercaya bagi masyarakat tentang kanker payudara HER2 positif.

Serta mendorong kebaikan perbaikan akses pelayanan yang berkualitas dalam program JKN, sejak stadiun dini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk memberikan informasi yang lebih luas, dibuatlah facebook fan page Indonesia for HER2, bagi pasien kanker payudara HER2 positif, penyintas maupun keluarganya, juga untuk masyarakat secara umum yang memiliki kepedulian terhadap kanker payudara HER2 positif.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X