Jakarta Darurat Polusi Udara, Studi Ungkap Hubungannya dengan Gangguan Mental

Kompas.com - 28/08/2019, 12:31 WIB
Tampak kabut polusi udara di persimpangan Bekasi Cyber Park, Bekasi Selatan, Senin (26/8/2019). KOMPAS.COM/VITORIO MANTALEANTampak kabut polusi udara di persimpangan Bekasi Cyber Park, Bekasi Selatan, Senin (26/8/2019).

KOMPAS.com - Jakarta masih menjadi kota dengan kualitas udara tidak sehat berdasar situs penyedia data polusi udara www.airvisual.com. Namun, Bekasi, Jawa Barat kualitas udaranya jauh lebih buruk ketimbang Jakarta pagi ini.

Data AirVisual pada 8.30 WIB menunjukkan kualitas udara kedua kota ditandai warna merah alias tidak sehat.

Kualitas udara di Jakarta menempati angka 170 dan Bekasi di angka 186.

Sementara itu, jika dibandingan dengan kota besar dunia lainnya, Jakarta adalah kota dengan kualitas udara terburuk.

Baca juga: Polusi Udara Bisa Memicu Diabetes, Berikut Penjelasannya

Jakarta ada di atas Lahore, Pakistan (168) dan Kabul, Afghanistan (167).

Berkaitan dengan buruknya kualitas udara di Jakarta, beberapa warganet mengaku sudah mulai merasakan dampak kesehatannya.

Polusi udara memang terbukti ambil bagian dalam masalah kesehatan paru-paru, gangguan emosi, kecerdasan berpikir, dan gangguan tumbuh kembang pada anak-anak.

Selain semua dampak negatif itu, penelitian teranyar membuktikan polusi udara berhubungan dengan gangguan jiwa atau kesehatan mental.

Polusi udara berhubungan dengan kesehatan mental

Kesimpulan ini didapat para ahli dari Universitas Chicago sevelah menganalisis data jangka panjang dari Amerika Serikat dan Denmark.

Menurut studi yang terbit di jurnal PLOS Biology, polusi udara benar dapat meningkatkan depresi dan gangguan bipolar pada penduduk di kedua negara.

"Studi kami menunjukkan, tinggal di daerah tercemar, terutama sejak awal kehidupan, akan memicu risiko gangguan mental," ungkap ahli biologi komputasi Atif Khan, dilansir dari situs Study Finds, Senin (26/8/2019).

Halaman:
Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X