Kompas.com - 26/08/2019, 13:25 WIB
Ilustrasi kebiri, kebiri kimia ShutterstockIlustrasi kebiri, kebiri kimia

"Orang mungkin beranggapan kebiri kimia sekali suntik selesai, seperti orang yang dikebiri secara fisik. Mereka harus mendapatkan terus-menerus," kata dokter Nugroho Setiawan, dokter spesialis andrologi Rumah Sakit Umum Pusat Fatmawati, Jakarta Selatan, dilansir BBC Indonesia.

Dokter Nugroho mengingatkan bahwa timbulnya gairah seksual tidak semata-mata disebabkan hormon testosteron.

"Ada pengalaman seksual yang pria alami, itu akan membangkitkan gairah. Lalu faktor kesehatan tubuh pria juga berpengaruh," kata dokter Nugroho.

Hal ini diamini Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, Denpasar, Wimpie Pangkahila. Menurut Wimpie, meskipun gairah seksual bisa ditekan, memori pengalaman seksual tidak bisa dihapus.

"Tidak pernah ada laporan yang menunjukkan bahwa kebiri kimia memang lebih memberikan efek jera terhadap pelaku kejahatan seksual dibandingkan hukuman lain yang cukup berat. Karena pengalaman seksual sebelumnya kan sudah terekam di otak. Keinginan dia kan masih ada, terlepas dari apakah dia mampu atau tidak," kata Wimpie.

Karena itu, menurut Wimpie, langkah kebiri kimia terhadap pelaku kekerasan seksual masih dipertanyakan.

Kata studi dan para ahli

Berdasarkan jurnal berjudul Kebiri Kimia untuk Pelanggaran Seksual: Pandangan Dokter yang terbit di Journal of Korean Medical Science (JKMS), berbagai teori komprehensif tentang pelanggaran seksual telah memasukkan faktor hormonal, meski hanya ada sedikit bukti.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Laporan itu mengatakan, kebiri kimia tidak diragukan mampu mengurangi minat seksual, kinerja seksual, dan pengulangan pelecehan seksual.

Kebiri kimia dilaporkan mampu mengurangi tingkat residivisme menjadi 2-5 persen pada pelaku pedofilik.

"Kebiri kimia dapat mengurangi hormon testosteron dalam tingkat sangat rendah, meski ada faktor psikologis lain yang juga berkontribusi dalam pelanggaran seksual," tulis jurnal tersebut.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.